Satu Lagi Pelaku Perampok Bersenpi di Aceh Timur Dibekuk, Satu Masih Buron

Satu Lagi Pelaku Perampok Bersenpi di Aceh Timur Dibekuk, Satu Masih Buron
Sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan petugas dari keempat pelaku perampokan. Foto: Dok. Polres Aceh Timur

IDI - Tim Gabungan Polres Aceh Timur dan Polsek Serbajadi kembali mengamankan seorang pria berinisial ZF (36) warga Gampong Blang Pauh Dua, Kecamatan Julok, Aceh Timur yang diduga terlibat perampokan mengunakan senjata api di toko pakaian yang berada di Dusun Pajak, Gampong Arul Pinang, Kecamatan Peunaron yang terjadi pada akhir bulan lalu.  

Sebelumnya, polisi berhasil mengamankan BY (33), MH (26) dan RS (28) di area perkebunan PT. Wira Perca, Gampong Alaur Kol Buket Angkop, Kecamatan Rantau Seulamat, Aceh Timur. 

Kapolres Aceh Timur AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat didampingi oleh Kasat Reskrim AKP Miftahuda Dizha Fezuono, Kasi Humas Iptu Agusman Said Nasution dan Kanit Tipidter Ipda Andi Grilya Utama, mengatakan tersangka ZF diamankan pada Minggu, (07/11/2021) di sebuah rumah kosong di Gampong Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak. 

"Hingga saat ini sudah empat pelaku yang berhasil diamankan dan dari keempat pelaku petugas juga berhasil menyita sejumlah barang bukti," ungkap Kapolres, Senin (8/11/2021). 

Dikatakan Kapolres, hingga kini pihaknya masih memburu satu pelaku lagi berinisial AZ. Sementara itu dalam aksi perampokan tersebut, lanjut Hari, keempat pelaku memiliki peran masing masing diantaranya; BY alias RJ, ZL dan AZ (DPO) merupakan pelaku utama kemudian MH membantu pelarian para pelaku yang sekaligus pemilik sepeda motor Yamaha RX King dan RS bertugas mengamati lokasi kejadian sekaligus pemilik sepeda motor Honda Beat sementara itu ZL dan AZ (DPO) pelaku utama. 

Kemudian, lanjut Kapolres, sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan pihaknya berupa satu pucuk senjata api pistol jenis FN beserta magazen dan dua butir peluru, satu butir proyektil beserta satu selongsong, kayu HPL tempat ditemukannya proyektil, dua sepeda motor tanpa nomor polisi yaitu merk Honda Beat dan motor RX King serta tas berisi uang Rp.30.855.000,- yang diamankan dari pelaku BY. 

Petugas, sebut Kapolres, juga berhasil menyita empat unit handphone, uang tunai Rp8 juta yang dikembalikan oleh istri pelaku RS, uang tunai Rp. 6,455.000 yang tercecer dan ditemukan oleh warga diduga uang hasil perampokan. 

"Sehingga total uang yang berhasil diamankan oleh petugas sejumlah Rp. 47.010.000- dari kerugian korban sebesar Rp140 juta,” ucap Kapolres. 

Selain memburu AZ, pihaknya juga masih memburu dua pucuk senjata api laras pendek yang digunakan pelaku yang terlihat dalam rekaman CCTV, termasuk uang hasil perampokan. 

"Atas perbuatannya,keempat pelaku dipersangkakan Pasal 1 ayat (1) Undang –undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup serta Pasal 365 ayat (2) junto pasal 480 junto pasal 55 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara," pungkas Kapolres Aceh Timur AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat.

Komentar

Loading...