Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Sampingan Haram  

Sampingan Haram  
Ilustrasi (Foto: EPA)

BISNIS hitam kembali mencuat di bumi serambi mekah. Adalah sekelompok ibu-ibu rumah tangga di Langsa yang berusia masih relatif muda kedapatan memberikan ‘servis’ syahwat kepada pria hidung belang yang butuh belaian.

Terkuaknya kasus ini tentu menebar aroma tak sedap, tenyata di negeri syariat ini masih saja ada prilaku yang jauh dari kata syar’i.

Apalagi para pelakunya perempuan-perempuan  yang sudah mempunyai suami, tentu ini menjadi perseden buruk bagi Aceh secara umum.

Maka, sudah saatnya Aceh memiliki hukum yang lebih tegas dan mampu menjerat seluruh para pelaku, tak hanya sebatas mucikari.

Sejauh ini kasus yang ditangani oleh kepolisiaan itu baru menetapkan dua mucikari sebagai tersangka, akankah lima perempuan muda yang merupakan IRT itu akan ditempatkan sebagai korban dan bebas dari jerat hukum?.

Aceh dengan kekhususannya harus bisa memberi sanksi lebih terhadap perbutan asusila itu, termasuk menjerat pria hidung belang. Namun harus ada regulasi yang jelas mengatur tentang itu.

Diharapkan dengan adanya sanksi tegas bagi seluruh yang terlibat, bisa menjerat bukan hanya penjaja jasa tapi pelanggan juga harus menerima konsekuensi hukum atas perbuatannya di negeri Syariah ini.

Jangan sampai kejadian yang sama kembali terulang, karena para ibu-ibu muda yang terjaring itu hanya diposisikan sebagai korban. Ditakutkan profesi ini malah dijadikan sampingan haram oleh para wanita muda nakal itu.

Komentar

Loading...