Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Sampah Kembali Menumpuk di PPI Ujong Serangga Abdya

Sampah Kembali Menumpuk di PPI Ujong Serangga Abdya

BLANGPIDIE, ANTEROACEH.com - Sampah botol plastik dan sampah rumah tangga kembali terlihat berserakan di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Ujong Serangga, Kecamatan Susoh, Aceh Barat Daya (Abdya).

Akibat banyaknya sampah, sesekali juga memunculkan bau tak sedap dari parit yang ada di sekeliling dalam komplek PPI.

Meski sebelumnya, sudah beberapa kali dibersihkan pemerintah daerah maupun dari organisasi yang peduli lingkungan, namun kini sampah kembali menghiasi komplek interaksi dan transaksi antara penjual ikan dan para pembeli disana.

Kairul, salah seorang pengunjung menyayangkan lokasi PPI Ujong Serangga dipenuhi sampah.  

"Inikan pantai, sering dikunjungi warga saat menjelang sore tiba, tapi dengan banyaknya sampah seperti ini tentu sangat disayangkan, karena bisa menjadi pemicu penyakit bagi pengunjung saat menikmati menu makan di tepi laut," katanya, Minggu (6/9/2020).

Ia menjelaskan, jika kondisi seperti ini terus dibiarkan, maka tidak tertutup kemungkinan sampah tersebut akan semakin banyak dan keindahan lokasi PPI Ujong Seurangga akan tampah kumuh dan jelek. Sehingga, minat warga untuk datang kesana akan semakin kurang.

Selain itu, kata Kairul, dirinya juga khawatir sampah yang berserakan akan terbawa ke laut dan sampah tersebut akan dimakan oleh hewan di dalam laut sehingga ekosistem alam laut akan menjadi korban. 

"Kita juga berharap masyarakat juga mengambil andil persoalan sampah ini, dengan tidak membuang sampah botol atau sampah lainnya ke parit atau sungai karena sampah itu nantinya pasti mengalir kelaut," pungkasnya.

Amatan anteroaceh.com, dilokasi, selain sampah yang menghiasi PPI Ujong Seurangga, Kecamatan Susoh, komplek PPI Ujong Serangga yang digunakan sebagai tempat penjualan ikan juga sudah tampak mulai berlumut dan tidak tertutup kemungkinan akan menjadi pemicu kerusakan jika tidak dijaga dengan bersih.

Komentar

Loading...