Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Sabang Juga Minta 1 persen Saham Blok B Untuk Dukung Sektor Wisata

Sabang Juga Minta 1 persen Saham Blok B Untuk Dukung Sektor Wisata

SABANG, ANTEROACEH.com – Menyusul Simeulue, Kota Banda Aceh, Aceh Tamiang, Bireuen permintaan 1 persen saham Blok Migas juga disuarakan oleh DPRK Sabang. 

Wakil Ketua Komisi C DPRK Sabang drg. H. Marwan meminta Kota Sabang juga diberi saham dari hasil kekayaan alam Aceh itu seperti yang diberikan kepada  BUMD PT. Pembangunan Lhokseumwe (PTPL) sebesar satu persen.

Marwan meminta agar Pemerintah Aceh memberikan satu persen saham dalam pengelolaan Blok B kepada Kota Sabang, agar masyarakat Kota Sabang juga mendapatkan manfaat dari kandungan bumi Aceh.

Marwan meminta agar Pemerintah Aceh memperhatikan juga Kabupaten Kota di Aceh dalam pengelolaan Blok Migas di Aceh Utara supaya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Aceh. 

"Kami mengharapkan perhatian dari Pemerintah Aceh agar masyarakat Sabang juga dapat ikut merasakan  hasil migas dari Blok B tersebut,” ungkapnya beberapa waktu lalu.

Marwan mengharapkan hasil migas tersebut nantinya dapat mendukung pengembangan wisata di Sabang sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat Sabang yang selama ini bergantung pada sektor pariwisata.

"Andalan Sabang selama ini hanya dari sektor pariwisatanya, namun sejak covid melanda sektor ini sangat berdampak dan sebagian besar masyarakat bergantung dalam sektor ini, saat ini banyak masyarakat di Sabang yang kehilangan pendapatan atau menurun pendapatannya secara drastic,” kata Marwan.

Marwan mendukung agar Pemkab Aceh Utara mendapat persentase saham yang besar dalam perusahaan PT. Pema Global Energy karena Aceh Utara sebagai pemilik wilayah Blok B tentunya akan sangat berdampak baik positif maupun negatif dari eksplorasi migas tersebut.

“Kami Kota Sabang menyambut baik dan mengapresiasi rencana strategis pemerintah Aceh dalam mengambil alih pengelolaan Blok B melalui BUMA atau PT PEMA yang penting selama sahamnya 100% milik Pemerintah Aceh dan tidak ditawarkan kepada perusahaan swasta,” pungkasnya.

Komentar

Loading...