Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Rohingya di Bekas BLK Kandang Tersisa Puluhan Orang

Rohingya di Bekas BLK Kandang Tersisa Puluhan Orang

LHOKSEUMAWE,ANTEROACEH.com- Ratusan  imigran Rohingya yang ditampung di Kamp sementara gedung bekas Balai Latihan Kerja (BLK) Kandang, di Gampong Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua , Kota Lhokseumawe dikabarkan menghilang sejak pengamanan dari TNI Polri ditarik dari kamp sejak 4 Desember 2020 lalu.

Informasi yang diperoleh, etnis korban perang di Myanmar tersebut hanya tersisa puluhan orang di kamp, tanpa pengaman . siapa saja yang bisa keluar  masuk kamp tanpa pemeriksaan. Sehingga pengungsi bisa kabur dengan mudah.

Beberapa ruang yang sebelumnya dihuni ratusan wanita Rohingya dan anak-anak saat ini terlihat sepi. Sementara di depan banguan tersebut sedang dibangun 40 unit shelter imigran oleh sebuah NGO.

Kepala Dinas Sosial  Kota Lhokseumawe Ridwan Jalil  mengaku sudah mengetahui banyak Rohingya yang kabur dari lokasi penampungan sementara itu. bahkan ia menerima kabar dari 352 imigran saat ini hanya tersisa kurang lebih 100 orang.
 
“Saat ini kita hanya sebatas memonitor saja, karena tugas penangan seluruhnya sudah kita serahkan ke UNHCR.  Saya  sudah tahu kejadian itu, terakhir saya terima kabar tersisa 100 orang lagi. UNHCR harus tanggungjawab dalam hal ini karena membiarkan mereka pergi tanpa difasilitasi,” ungkap Ridwan Jalil.

Menurutnya, banyak etnis Rohingya kabur  secara liar masih berada di pemukiman warga, ada juga yang telah kabur ke luar daerah bahkan ke Malaysia. 

Menurutnya Pemko Lhokseumawe jauh-jauh hari sudah menyarankan UNHCR memfasilitasi etnis Rohinya untuk bertemu keluarga dan kerabatnya yang ada di Malaysia, Medan bahkan ada yang di Kalimantan. Bukan sebaliknya membiarkan mereka kabur secara liar sehingga membahayakan nasib Rohingya itu sendiri.

“Saya sudah sarankan itu sejak Juli 2020 lalu kepada UNHCR , namun tidak dilakukan dan saya juga sampai baru-baru ini ke pihak IOM yang datang ke Lhokseumawe. saya katakan mereka harus dikembalikan ke keluarga dan harus difasilitasi,” tegas Ridwan.

Terkait banguan shelter yang sedang dibangun di lokasi kamp, Ridwan Jalil mengaku akan berkoordinasi dengan pihak IOM agar bisa dievaluasi kembali mengingat saat ini pengungsi sudah semakin berkurang.

Komentar

Loading...