Ribuan Masyarakat Abdya di Malaysia Terancam Kelaparan

Ribuan Masyarakat Abdya di Malaysia Terancam Kelaparan
Warga Aceh Barat Daya yang merantau mengadu nasih di Malaysia

BLANGPIDIE, ANTEROACEH.com – Ribuan masyarakat Aceh Barat Daya (Abdya) yang sedang merantau untuk mengadu nasib di Malaysia terancam kelaparan.

Hal itu disampaikan langsung oleh Pramuji, salah seorang warga Abdya yang saat ini berada di Malaysia melalui via telepon, Senin (6/4/2020).

Pramuji mengatakan selama pemberlakukan lockdown oleh Pemerintah Malaysia, perantau asal Abdya tersebut kesulitan mendapatkan bahan pokok untuk kebutuhan sehari hari, terlebih lagi persediaan uang yang dimilki juga sudah habis.

"Jadi selama lockdown diterapkan disini, kami para pekerja Indonesia tidak memiliki majikan yang menanggung bahan pokok untuk sehari-hari. Sedangkan sekarang, beras sudah habis, mau beli tidak ada lagi uang,” keluh Pramuji.

Menurut informasi yang diterima Pramuji melalui WhatsApp, saat ini ada warga Abdya yang tingal di kawasan hutan Bentong Pahang, Malaysia, disana  merka sudah beberapa hari menahan lapar lantaran tidak memiliki lagi beras untuk dimasak.

“Saya mengetahui melalui group whatsApp BSB Abdya City, grup ini sengaja kami buat untuk bisa saling komunikasi dengan seluruh warga Kabupaten Abdya yang ada di Malaysia ini,” terangnya.

Oleh karena itu, Parmuji bersama seluruh warga Abdya di Malaysia menyampaikan permohonan kepada Pemerintah daerah agar Bupati Akmal Ibrahim memberikan bantuan untuk bertahan hidup hingga selesai kebijakan lockdown.

“Kami menadah tangan meminta Bupati Akmal agar bersedia memberikan bantuan untuk keberlangsungan hidup kami selama masa lockdown," tambahnya.

Menurut catatannya, saat ini ada sekitar 3.000 orang warga Abdya yang mencari nafkah di negeri Jiran tersebut. Untuk itu ia berharap ada respon positif dari pemerintah atas persoalan yang mereka alami.

"Kami sangat berharap persoalan kami di sini segera direspon oleh kepala daerah dan unsur Forkompimkab dan mengambil tindakan cepat untuk membantu kami yang saat ini ada sekitar 3 ribu orang warga Abdya mencari nafkah di negeri Jiran Malaysia,” ujarnya.

Parmuji menitipkan nomor whatsApp 081269920599 dan nomor handphone 0173654423 miliknya dengan harapan Pemerintah Kabupaten, dan anggota legislatif dapat menghubungi mereka yang kini dalam kesedihan di negara orang.

Komentar

Loading...