Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

RDP dengan DPRK, Mantan Kakak Ipar Keuchik Kuta Bak Drien Ungkap Pernah Diminta Sembunyikan Adiknya yang Hamil

RDP dengan DPRK, Mantan Kakak Ipar Keuchik Kuta Bak Drien Ungkap Pernah Diminta Sembunyikan Adiknya yang Hamil

BLANGPIDIE, ANTEROACEH.com – Pasca mencuatnya keinginan masyarakat meminta Keuchik Kuta Bak Drien, Kecamatan Tangan-Tangan, Aceh Barat Daya (Abdya) diberhentikan beberapa waktu lalu membuat DPRK setempat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), Senin (26/10/2020).

Dewan mengundang masyarakat Kuta Bak Drien untuk didengar permasalahan yang terjadi di gampong mereka. Masyarakat bersikukuh menduga Keuchik telah melakukan tindakan asusila terhadap warganya.

Bahkan, menurut pengakuan mantan kakak ipar Keuchik, Asma yang hadir dalam forum RDP itu, geuchik Syarkani pernah memintanya menyembunyikan adinya karena hamil diluar nikah.

Saat itu Keuchik beralasan kepada Asma, penyembunyian itu agar adiknya itu tidak ditindak oleh ketua pemuda setempat.

"Sebenarnya kami tidak mau menyembunyikan adik kami ini, karena sudah disuruh oleh keuchik maka terpaksa kami sembunyikan, karena katanya kalau tidak kami sembunyikan maka diseret oleh ketua pemuda, dan akhirnya kami sembunyikanlah dia di rumah nenek dengan alasan lagi bertengkar dengan Dek Yong," ucap Asma.

Sementara itu menurut Asma hingga anak adiknya itu lahir belum diketahui siapa pelakunya.

Hal hampir serupa juga diungkapkan oleh mantan istri Keuchik Kuta Bak Drien, Asna. Ia mengaku juga tidak mengetahui siapa yang telah menghamili adiknya itu hingga melahirkan seorang anak.

Sementara itu, Tuha Peut Kuta Bak Drien, Ubat mengatakan, pihaknya sudah pernah membahas persoalan itu dengan perangkat gampong namun Keuchik malah mendiamkan persoalan itu dan tidak mau melaporkan kejadian itu ke polisi.

“Bahkan sudah satu bulan berkas itu kami serahkan ke dia (Keuchik), tidak hanya itu, saat persidangan dengan masyarakat teken absen saja dia tidak mau, dan ini bukan fitnah, semua itu disaksikan oleh Babhinkamtibmas dan Babinsa sehingga masalah ini sampai sekarang tidak tuntas,” kata Ubat dalam RDP itu. 

Tak sampai disitu, menurut keterangan Ubat, keuchik bahkan mengancam akan menuntut menuntut tuha peut dan tuha lapan jika mengambil alih kasus tersebut. 

“Bahkan sekarang dia mau membuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kepada perangkat gampong tentang mengadakan persidangan tertutup,” pungkasnya.

Amatan anteroaceh.com, dalam agenda RDP yang dipimpin oleh Ketua DPRK Abdya, Nurdianto juga dihadiri oleh Asisten I Pemerintah Abdya, Amrizal, S,Sos, Waka Polres Abdya, Kompol Zainuddin, Kasat Reskrim, AKP Erjan Dasmi dan Camat Tangan-Tangan, Jasmadi, S,Pd.

Komentar

Loading...