PWA Abdya Sosialisasi Pencegahan Covid

PWA Abdya Sosialisasi Pencegahan Covid

BLANGPIDIE, ANTEROACEH.com - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Wartawan Aceh (PWA) Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar sosialisasi pencegahan Covid-19 kepada sejumlah  mahasiswa, Minggun (27/6/2021) acara berlangsung di Kantor PWA yang terletak di Gampong Kedai Paya, Blangpidie.

Ketua PWA Abdya Suprian Ms dalam sambutannya mengatakan, kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan mengusung tema "Menangkal Informasi Hoax tentang Covid-19".

"Insya Allah, kegiatan ini akan kita laksanakan selama 3 hari dari Minggu sampai dan diikuti 30 mahasiswa," ujarnya.

Para peserta akan mengikuti dua rangkaian kegiatan, yaitu tentang materi berita dan informasi serta pembagian stiker pencegahan Covid-19 di jalan raya.

"Selain mendapatkan ilmu, para peserta juga memperoleh sertifikat sekaligus turun ke jalan untuk membagikan stiker ke pengguna jalan,” tutur Suprian.

Suprian berharap, usai mengikuti sosialisasi, para peserta bisa melakukan sosialisasi pencegahan Covid-19 terhadap masyarakat dan bisa membentengi diri dan keluarga dari informasi dan berita hoax.

"Terkadang dengan beredarnya berita hoax membuat masyarakat enggan divaksin, meski vaksinasi bagus untuk kesehatan. Jadi, begitu selesai sosialisasi peserta bisa menangkal informasi hoax dengan membuat karya jurnalis yang mampu untuk dipertangungjawabkan,” jelasnya 

Sementara itu, Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT menyebutkan, pemerintah menyambut baik terselenggaranya kegiatan sosialisasi pencegahan covid-19 itu.

"Semoga dengan terselenggaranya kegiatan ini, mahasiswa selaku agen of change bisa menjadi perpanjangan pemerintah dalam memberikan informasi yang benar bagi masyarakat terkait pemberitaan covid-19, karena sampai hari ini wabah corona masih melanda dunia," jelasnya.

Kemudian, Muslizar juga berharap agar media bisa selalu menyajikan berita yang aktual dan faktual dalam menyajikan berita mengenai covid-19.

Sebab, katanya, saat ini masih banyak masyarakat belum sepenuhnya mempercayai tentang covid-19 sehingga membuat asumsi masyarakat bahwa covid tersebut tidak ada.

"Selain itu, kita pahami bersama bahwa kebebasan Pers sudah dijamin oleh negara melalui undang-undang. Secara konseptual kebebasan pers akan memunculkan pemerintahan yang cerdas, bijaksana, dan bersih sehingga senirgitas pemerintah dan media sangat diperlukan," pungkasnya.

Komentar

Loading...