Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Pupuk Langka Saat Musim Tanam, Komisi III DPRK Aceh Utara Ultimatum PT PIM

Pupuk Langka Saat Musim Tanam, Komisi III DPRK Aceh Utara Ultimatum PT PIM
Ketua Komisi III DPRK Aceh Utara, Razali Abu. Foto: Istimewa

LHOKSUKON, ANTEROACEH.com - Komisi III DPRK Aceh Utara berjanji akan memanggil manajemen PT. Pupuk Iskandar Muda (PIM) untuk dimintai tanggapannya terkait kelangkaan pupuk bersubsidi jenis urea menjelang masa tanam. 

Kelangkaan pupuk itu meresahkan petani  karena akan berdampak penurunan hasil panen nantinya. 

Ketua Komisi III DPRK Aceh Utara, Razali Abu kepada ANTEROACEH.com dalam keterangan tertulis, Selasa (21/1/2020) mengatakan, dirinya sudah berkoordinasi dengan Sekretaris Komisi II Sofyan Hanafiah, yang membidangi pertanian. Menurutnya per masa tanam petani Aceh Utara membutuhkan 19 ribu ton pupuk urea, namun yang diberikan kuota hanya 9 ribu ton, sehingga petani kekurangan 10 ribu ton pupuk setiap tahunnya.

“Ini artinya kuota dan kebutuhan tidak sebanding bahkan yang diberikan tidak setengah sampai dari setengah kebutuhan, kami Komisi III akan memanggil PT PIM untuk mempertanyakan alasan kenapa kelangkaan ini terus-terusan terjadi saban tahun saat musim tanam tiba,” ungkap Razali Abu, Politisi Partai Aceh itu.

Menurutnya lagi, jika kelangkaan ini terjadi karena faktor minimnya kuota yang diberikan oleh pemerintah pusat, maka ini tugas bersama eksekutif dan legislatif memperjuangkan ke pemerintah pusat sehingga ditambahkan kuota pupuk bersubsidi untuk Aceh Utara, yang tentunya juga diperlukan kebijakan Pemerintah Aceh.

“Jika kelangkaannya ada permainan di distributor atau pengecer maka PT PIM harus bertindak tegas, putuskan saja kontrak kerjasamanya dengan distributor bandel karena petani menjadi korban dari permainan mereka,” ungkap pria yang akrab dengan sapaan Abu Lapang tersebut.

iklan grapela dan tangga seribu
Iklan Batu Berlayar dan masjid tuo

Komentar

Loading...