PUPR Lhokseumawe: Pembangunan Lapangan Tembak Tidak Langgar Aturan

PUPR Lhokseumawe: Pembangunan Lapangan Tembak Tidak Langgar Aturan
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Lhokseumawe, Safaruddin. Foto: aceh.tribunnews.com

LHOKSEUMAWE - Rencana pembangunan lapangan tembak untuk instansi kepolisian oleh Pemko Lhokseumawe disebut tidak melanggar aturan undang-udang pengadaan barang dan jasa, karena sifatnya bantuan.

Hal itu diungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Lhokseumawe, Safaruddin menanggapi pernyataan Nanda Rizki ketua Solidari Mahasiswa Untuk Rakyat (SMUR) yang menilai proyek tersebut tidak tepat direalisasi saat pandemi COVID-19 dan berpotensi melanggar aturan.

Baca: Masyarakat Lagi Sulit, Pemko Lhokseumawe Malah Mau Bangun Lapangan Tembak

“Pembangunan lapangan tembak itu memang kebutuhan Polres Lhokseumawe karena belum ada lapangan tembak. Dianggarkan di APBK tidak melanggar aturan, karena sifatnya bantuan dan nantinya akan dihibah oleh Pemko ke Polres,” ungkap Safaruddin, Minggu (25/7/2021).

Menurutnya jumlah dana tersebut sebelumnya sudah terpangkas karena refocusing anggaran, dari Rp 300 juta lebih hanya tersisa Rp 227 juta lebih.

“Nilai itu sudah sesuai dengan kemampuan daerah ditambah lagi dengan refocusing 2021 ini. Untuk sementara tahun ini diplot cukup untuk ematangan lahan saja, sedangkan untuk fungsional menjadi lapangan tembak masih membutuhkan anggaran lebih kurang 600 juta lagi,” tambah Safaruddin.

Sedangkan sisanya akan dilakukan pendanaan bertahap dan disesuaikan dengan kemampuan daerah.

Komentar

Loading...