Puluhan Orang Terjebak di  Lokasi Wisata Air Terjun Kuta Malaka Aceh Besar 

Puluhan Orang Terjebak di  Lokasi Wisata Air Terjun Kuta Malaka Aceh Besar 
Para pengunjung air terjun Kuta Malaka setelah di Evakuasi ke Mapolsek (Foto: ist)

JANTHO - Puluhan warga bersama 17 unit sepeda motor (Sepmor) terjebak di lokasi wisata air terjun Kuta Malaka, tepatnya di Gampong Lam Ara Teunong, Kecamatan Malaka, Aceh Besar, Sabtu (7/11/2021).

Puluhan wisata tersebut terjebak di lokasi wisata Kuta Malaka disebabkan sekitar pukul 16.30 Wib, cuaca hujan yang membuat debit air sungai naik  dan deras sehingga susah dilalui menggunakan sepeda motor.

Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Besar, Farhan melalui Pusdalops Maswani menyatakan, informasi adanya tujuh kelompok warga terjebak arus sungai di lokasi air terjun diterima dari personil Sar yakni Rahmad.

"Para pengunjung ini terjebak hingga malam hari dikarenakan sore tadi kondisi hujan yang membuat air sungai tinggi dan deras, sehingga mereka tidak bisa lagi menyeberang lagi," ungkapnya melalui laporan yang diterima anteroaceh.com.

Kemudian, kata Maswani, dalam upaya evakuasi para pengunjung yang terjebak pihaknya mengerahkan 10 personil menggunakan satu unit mobil rescue milik BPBD Aceh Besar.

"Sesampai di lokasi kejadian,  petugas kita langsung melakukan evakuasi pengunjung dan setelah itu mereka kita bawa ke titik kumpul di halaman Polsek Kuta Malaka untuk di data serta berkoordinasi dengan pihak Muspika dan Keuchik lam Ara tunong," jelasnya.

Sementara indentitas wisatawan yang terjebak di lokasi air terjun diantaranya untuk kelompok satu yakni Firda warga Peukan Bilu, Desi dan Eka warga Matai, Fera warga Lhong Raya, Maisarah warga Miruk Tama.

Sedangkan kelompok dua Asma warga Dafa dan Ratna warga Tungko. Selanjutnya, kelompok tiga masing - masing Diki Darmawan, Jafar, Deng Naik, Saidina Akbar warga Lemteh Ule Kareng dan M.Farhan warga Lambhuk Ule Kareng.

Kemudian, kelompok empat Kafrawi, Basir, Taufik, Ikhlas, yang tercatat sebagai warga Kecamatan Montasik. Seterusnya, kelompok lima yakni Aulia Ramadhan warga gampong Kp.Laksana, Yandi Sayahputra, warga Tumbo Baro, Dedi Syahputra warga Ulee Pata, Reza Fajri warga Kampong Jawa dan Fahmi Allayas warga Kampong Mulia.

Selanjutnya kelompok yang terdiri sebanyak tujuh orang diantaranya Varza warga Cot Preh, Raifa, Shafin dan Khalif warga Kajhu, Hafid warga Peniti Uwais warga Lamteh, Wildan warga Lampuja, Ramadhan warga Lamgugop.

Terakhir kelompok tujuh, yang terdiri dari Risdi warga Blang Bintang, Fajar warga Lampaseh Fendra warga Ule Kareng. 

"Jadi pengunjung wisata air terjun kuta malaka selesai di evakuasi semua sekitar 20.30 Wib, namun untuk sepeda motor milik mereka dengan jumlah 17 unit belum berhasil kita evakuasi karena air semakin naik ditambah lagi deras nya arus sungai," pungkasnya.

Komentar

Loading...