PT. Juya Aceh Mining Sebut Warga China yang Datang ke Abdya Adalah Investor 

PT. Juya Aceh Mining Sebut Warga China yang Datang ke Abdya Adalah Investor 
Humas PT. Juya Aceh Mining (JAM) Nasrullah Us. Foto: Ist

BLANGPIDIE, ANTEROACEH.com – PT. Juya Aceh Mining (PT. JAM) menerangkan warga negara asing (WNA) asal China yang datang ke Aceh Barat Daya adalah investor.

Penegasan itu disampaikan pimpinan PT. Juya Aceh Mining (PT. JAM) Riki Hartanto melalui bagian Humas, Nasrullah Us, Rabu (2/6/2021).

Baca: TKA China Melenggang Masuk ke Abdya 

Ia berharap semua pihak mendukungn mereka untuk menggaet investor masuk ke Abdya.

“Intinya mereka ini investor, artinya kita harus mendukung, investor ini harus diberikan keamanan dan kenyamanan," ungkap Nasrul.

Disisi lain, ia memastikan seluruh WNA yang tiba di Abdya telah melalui serangkaian pengecekan baik dokumen mau pun kesehatan sebagai protokol covid-19.

"Orang itu sudah selesai, sudah dicek semua, kesehatan juga sudah di cek, jika belum di cek pasti di bandara mereka juga tidak bisa lewat,” tambah Nasrul.

Selain itu Nasrullah menjelaskan jika jumlah WNA yang tiba hanya tiga orang sedang dua orang lainnya merupakan warga negara Indonesia sebagai penerjemah atau alih bahasa.

Baca: Imigrasi Periksa Izin TKA China di Abdya

"Itu dua orang WNI sebagai penerjemah bahasa, jika tidak ada penerjemah bagaimana kita mau bicara sama mereka," ucap Nasrul.

Selanjutnya, kata dia, perusahaan akan selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat demi kebaikan Bersama.

"Jadi orang itu masalah prokes sudah lengkap semua, yang dicek oleh Dinkes lima orang, tapi dua diantaranya WNI. Untuk izin mereka sudah lengkap dan sudah selesai semua, jadi tidak ada persoalan lagi," pungkasnya. 

Komentar

Loading...