Polres Aceh Utara Larang Pick Up Angkut Penumpang, Ini Alasannya

Polres Aceh Utara Larang Pick Up Angkut Penumpang, Ini Alasannya
Ilustrasi mobil pick up angkut penumpang. Foto: beritabojonegoro.com

LHOKSUKON, ANTEROACEH.com - Polres Aceh Utara melarang mobil pick up atau bak terbuka mengangkut penumpang, karena dinilai rawan kecelakaan dan selama ini  banyak terjadi kecelakaan terhadap pick up yang mengangkut penumpang di dalam bak.

Hal itu disampaikan Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin, melalui Kasat Lantas AKP T Heri Hermawan, Sabtu (30/11/2019).

Menurut Heri, aturan berlalu lintas juga melarang kendaraan roda empat dengan bak terbuka untuk mengangkut penumpang.

“Pelarangan mobil bak terbuka mengangkut orang sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan yang menyebutkan kendaraan angkutan barang dilarang mengangkut penumpang atau orang,” jelasnya.

Himbauan ini perlu terus disosialisaikan, mengingat selama ini banyak sekali kendaraan pick up terlihat lalu lalang di jalan raya dengan mengangkut banyak penumpang. Padahal itu sangat beresiko timbulnya kecelakaan dan korbannya lebih banyak.

“Terkadang ditemui di jalanan, satu mobil pick up mengangkut sampai 30 orang di bak belakang dengan kondisi berhimpitan,” sebutnya lagi.

Kasatlantas menegaskan mobil pick up atau truk hanya untuk mengangkut barang. Selain itu ia juga mengimbau kepada seluruh warga masyarakat khususnya para pemilik kendaraan bak terbuka untuk tidak dipergunakan mengangkut orang melainkan digunakan sesuai dengan peruntukannya.

“Kami tidak melarang penggunaan mobil bak terbuka. Silakan digunakan tapi jangan dipaksakan untuk mengangkut manusia, sejumlah kasus kecelakaan membuktikan bahwa mobil bak terbuka tidak aman untuk keselamatan jika digunakan sebagai angkutan penumpang,” pungkasnya.

Komentar

Loading...