Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Polres Abdya Ringkus Pelaku Curanmor Lintas Kabupaten

Polres Abdya Ringkus Pelaku Curanmor Lintas Kabupaten

BLANGPIDIE, ANTEROACEH.com - Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Aceh Barat Daya (Abdya) berhasil membekuk pelaku pencurian sepeda motor lintas Kabupaten di wilayah pantai Barat Selatan Aceh.

Kapolres Abdya, AKBP Moh Basori SIK melalui Kabag Ops AKP Haryono serta didampingi Kasat Reskrim Polres Abdya, Iptu Zulfitriadi mengatakan pelaku berinisial RY (30) warga Gampong Palak Hulu, Kecamatan Susoh, Abdya.

Dalam konfrensi pers di Mapolres Abdya, Kamis (25/7/2019) Haryono menjelaskan, tersangka RY berhasil dibekuk pada Kamis (18/7) lalu sekira pukul 19.30 WIB, di Pelabuhan Penyeberangan Labuhan Haji, Aceh Selatan.

Kepada polisi, RY juga mengaku telah beberapa kali melakukan pencurian kendaraan. Aksi pencurian itu bukan saja di lancarkan di Abdya, namun hingga wilayah Kabupaten Nagan Raya, Aceh Selatan dan Aceh Barat.

"Pelaku ini sudah berkali-kali melakukan pencurian. Aksinya itu sudah dimulai sejak tahun 2017 hingga 2019, dan yang dicuri oleh pelaku ini rata-rata sepeda motor," terang Haryono.

Penangkapan RY berawal dari laporan M Nazir, warga Gampong Rambong, Kecamatan Setia, Abdya yang melaporkan kehilangan sejumlah barang berharga pada tanggal 31 Mei 2019.

"Dari rumah M. Nazir, RY ini berhasil mencuri uang senilai Rp 5 juta, satu unit handphone, jam tangan, gelang emas arab dan aksesoris perhiasan lainnya," terang Haryono.

Dalam menjalankan aksinya, RY masuk ke rumah korban dengan cara mencongkel jendela. Pada saat akan keluar dari rumah, aksi pelaku sempat diketahui pemilik rumah, beserta warga lainnya.

Haryono menyebutkan, selain dirumah M Nazir, RY juga melancarkan aksi pencurian dirumah Sufriani, warga Gampong Pinang, Kecamatan Susoh, pada tanggal 31 Mei 2019 lalu. Aksi pencurian itu berat dugaan menuju ke RY, sebab korban menemukan celana dan sandal milik pelaku di rumahnya.

"Korban juga telah melaporkan kehilangan satu unit sepeda motor, serta uang tunai sebesar Rp 1,2 juta kepada polisi, sesuai dengan laporan polisi nomor LP-B/30/VI/RES.1.8/2019/SPK tanggal 1 Juni 2019," jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan, kata Haryono, pelaku mengakui bahwa telah mencuri sepeda motor milik Sufriani. Namun, motor itu sudah dijual kepada orang yang tidak dikenalnya, dalam kawasan Kecamatan Meukek, Kabupaten Aceh Selatan.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat pasal 363 ayat (1) huruf ke 3e dan ke 5e KUHP, dengan pidana penjara paling lama 7 tahun.

Sejauh ini, polisi juga masih terus mendalami kasus pencurian yang dilakukan oleh RY. Bahkan, polisi juga masih menunggu keterangan dari pelaku terkait kepada siapa saja motor curian itu dijual.

iklan grapela dan tangga seribu
Iklan Batu Berlayar dan masjid tuo

Komentar

Loading...