Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Polisi Tangkap Pencuri Handphone di Banda Aceh  

Polisi Tangkap Pencuri Handphone di Banda Aceh  

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com- Seorang pelaku pencurian handphone berinisial MS (32) warga Banda Aceh ditangkap polisi di sebuah rumah di kawasan Komplek Perumahan Gampong Lamgugop, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Selasa (29/ 9/ 2020).

Penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan laporan yang dibuat korban bernama Deni Arwindra (22) warga Kabupaten Pidie. 

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto, melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Ryan Citra Yudha, mengatakan kejadian menimpa korban terjadi di parkiran Kantor Meunara Indonesia, Banda Aceh.

“Pada saat itu handphone miliknya jenis Samsung Galaxy S7 EDGE G935F ( SM - G935FD) warna tertinggal di box bagian depan sepeda motor miliknya, sehingga disaat korban teringat bahwa barang berharga miliknya tersebut tertinggal, ianya kembali lagi kelokasi parkir dan melihat, HP miliknya telah hilang,” jelas Kasat Reskrim.

Atas dasar saksi dan alat bukti lainnya di lokasi kejadian, pihaknya mencoba mengumpulkan data sehingga dapat melakukan penangkapan terhadap pelaku yang menggunakan handphone milik korban yang hilang pada bulan April 2020 silam.

“Saat kami lakukan pencarian, kami menemukan arah wajah pelaku dan melakukan pencarian informasi kepada warga dengan memperlihatkan foto pelaku, sehingga berdasarkan informasi warga, pelaku berada di lokasi penangkapan," tambah AKP Muhammad Ryan Citra Yudha.

Pelaku ditangkap beserta barang bukti ditangan pelaku berupa satu unit Handphone merk Samsung Galaxy S7 EDGE G935F ( SM - G935FD) warna hitam. Atas perbuatannya tersebut, MS dijerat pasal 362 KUHP dan diancam hukuman selama 5 tahun penjara.

Dengan adanya kejadian tersebut, AKP Ryan mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih berhati – hati disaat membawa HP dengan mengendarai kendaraan bermotor khususnya roda dua. 

"Jangan sampai Handphone di simpan dalam box motor, syukur – syukur kalau teringat, dan ini salah satu bentuk memberikan kesempatan kepada orang lain dalam berbuat kejahatan," tutup Kasat Reskrim Banda Aceh.

Komentar

Loading...