Polisi Minta Member Yalsa Boutique Segera Melapor 

Polisi Minta Member Yalsa Boutique Segera Melapor 

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com - Polisi meminta member Yalsa Boutique merasa dirugikan atas investasi itu segera melapor. 

"Kalau ada member yang belum terdata segera melaporkan terutama para member yang baru masuk di bulan Desember 2020 dan bulan Januari 2021," kata Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy, Jum'at (26/2/2021) saat ditemui anteroaceh.com diruangan kerjanya.  

Menurut Winardy, penyidik sedikit kesulitan untuk mendata keseluruhan member Yalsan karena kemungkinan  member lama yang sudah mendapatkan keuntungan enggan melapor. 

Mungkin, sebut Winardy mereka berpikir untuk diam karena jika harus melapor akan membuat uang hasil keutungan yang telah diperoleh nantinya disita polisi sebagai barang bukti. 

Ia menambahkan, Dirtreskrimsus Polda Aceh saat ini tengah berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk diperiksa sebagai ahli terkait dugaan investasi bodong yang dilakukan Yalsa Boutique. 

Winardy mengatakan selain berkoordinasi dengan OJK, penyidik juga telah memeriksa sebanyak 25 saksi yang terdiri dari owner, reseller dan beberapa member. 

"Nanti setelah OJK kita periksa sebagai ahli, baru kita ambil tindakan lebih lanjut seperti rekeningnya kita freeze dan sebagainya nanti akan kita dalami lagi," kata Winardy. 

Disisi lain kata Winardy polisi telah mengamankan sejumlah aset milik owner dan reseller Yalsa Boutique lima mobil dan satu rumah. 

Kelima mobil berwarna putih itu telah diamankan di depan gedung Dirtreskrimsus Polda Aceh. Merk mobil yang diamankan Alphard, Fortune, Honda Civic sport, Toyota Yaris, dan Toyota Rush. 

Selain itu polisi juga telah menyita dokumen izin usaha dan dokumen penting lainnya.

Komentar

Loading...