Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Polisi Gerebek Oknum PNS dan Teman Wanitanya Saat Nyabu di  Aceh Besar

Polisi Gerebek Oknum PNS dan Teman Wanitanya Saat Nyabu di  Aceh Besar

JANTHO, ANTEROACEH.com - Polisi menggerebek oknum PNS berinisial AA (37) bersama seorang teman wanitanya berinisial YY (43) warga Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur yang sedang nyabu di sebuah rumah yang terletak di Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, Jumat (8/1/2021) malam, sekitar pukul 22.00 WIB.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Kombes Pol Joko Krisdiyanto SIK melalui Kasat Narkoba, AKP Raja Harahap mengatakan penangkapan keduanya berdasarkan informasi masyarakat yang menyebutkan ada pasangan yang dicurigai berada dalam satu rumah di Peukan Bada.

"Begitu mendapat laporan itu petugas langsung bergerak ke lokasi. Ternyata, informasi itu benar dan saat digerebek petugas, tersangka AA dan wanita YY tidak dapat berkutik," ungkap AKP Raja Harahap dalam keterangan yang diterima anteroaceh.com, Minggu (10/1/2021).

Kemudian lanjut Kasatnarkoba petugas juga ikut mengamankan barang bukti berupa dua botol minuman bersoda, pada bagian tutupnya sudah dilubangi dan masing-masing lubang sudah dipasang pipet dan salah satu pipet terpasang pipa kaca.

Lalu, satu buah kotak rokok, didalamnya terdapat tujuh bungkusan bekas sabu-sabu yang sudah digunakan. Kemudian dua sumbu serta tiga pipa kaca dan satu bungkus sabu-sabu seberat 0,11 gram serta satu bungkus ganja dengan bobot 14,77 gram .

Ternyata sebelum ditangkap, mereka juga  sudah menggunakan sabu-sabu dua hari sebelumnya, yakni Kamis dan Jumat (7-8/1/2021) sore sekitar pukul 17.00 WIB.

Sehingga dikatakan AKP Raja,  BB sabu seberat 0,11 gram itu adalah sisa yang belum sempat digunakan.

"Dari keterangan oknum PNS itu, dua paket sabu-sabu berukuran kecil yang digunakan AA dengan wanita YY, dibeli dari seorang pelaku berinisial FL, seharga Rp 200 ribu dan diantar langsung kepada AA di Kecamatan Peukan Bada," terang Kasatnarkoba

Sementara satu bungkus ganja dibeli dari AG (40) seharga Rp. 30 ribu. Kini kedua penjual narkotika itu sudah dimasukkan dalam DPO Satuan Narkoba Polresta Banda Aceh.

Sejauh ini polisi masih mendalami apakah keduanya ada melakukan hubungan suami istri atau tidak.

"Terhadap tersangka AA dan YY, dikenakan Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 114 Ayat (2) Jo pasal 127 ayat (1) huruf a  dari UU No.35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara  selama 12 tahun" pungkas AKP Raja Harahap.

Komentar

Loading...