Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Polisi Gelar Rekonstruksi Anak Bunuh Ayah Kandung di Nagan Raya

Polisi Gelar Rekonstruksi Anak Bunuh Ayah Kandung di Nagan Raya

SUKA MAKMUE, ANTEROACEH.com ÔÇô Polres Nagan Raya menggelar reka ulang kasus pembunuhan ayah oleh anak kandungnya sendiri, Kamis siang (18/7/2019).

Rekonstruksi kasus pembunuhan yang dilakukan oleh tersangka Deni Yusuf alias Botong dengan korban M Yusuf tersebut dilaksanakan di Gampong Pulo Kruet, Kecamatan Darul Makmur.

Ada 22 adegan yang diperagakan oleh tersangka sesuai dengan berita acara pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik Sat Reskrim Polres Nagan Raya.

Dalam reka ulang itu, terungkap cara tersangka menghabisi nyawa ayah kandungnya sendiri. Pelaku menghabisi nyawa M Yusuf dengan cara membekap dan menusuk dari belakang menggunakan senjata tajam.

"Rekonstruksi berlangsung lancar," kata Kapolres Nagan Raya AKBP Giyarto melalui Kasat Reskrim AKP Boby Putra Ramadhan Sebayang.

Dalam rekonstruksi itu, polisi menghadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Nagan Raya, Hakim PN Nagan Raya, penasehat hukum tersangka.

Proses rekonstruksi itu disaksikan oleh puluhan warga dan mendapat pengawalan ketat personel polisi bersenjata lengkap.

Usai dilaksanakan reka ulang pembunuhan tersebut, tersangka langsung dibawa ke Mapolres Nagan Raya.

Untuk diketahui, M Yusuf ditemukan tewas bersimbah darah di area perkebunan kelapa sawit milik PT SPS 2 di kawasan Gampong Alue Raya, Kecamatan Darul Makmur, Minggu, 23 Juni 2019) lalu.

Belakangan terungkap korban tewas dibunuh oleh anak kandungnya sendiri. Pelaku nekat membunuh ayahnya karena dendam dan sakit hati kepada korban yang tidak memberikan kepercayaan kepadanya untuk mengelola kebun kelapa sawit.

Pelaku lantas merencanakan pembunuhan terhadap korban, dan niat tersebut direalisasikan pada Minggu (23/6) saat korban sedang berada di kompleks perkebunan kelapa sawit milik PT SPS 2.

Tersangka akhirnya berhasil ditangkap oleh Sat Reskrim Polres Nagan Raya bersama Tim Reserse Mobil (Resmob) Polda Aceh. Tersangka ditahan polisi sejak Kamis 4 Juli 2019 setelah mengakui perbuatannya di hadapan penyidik.

Sebelum melakukan rekonstruksi, penyidik sudah memeriksa sebanyak puluhan saksi dalam kasus pembunuhan centeng kebun kelapa sawit PT. Surya Panen Subur (SPS) II, M. Yusuf itu.

Komentar

Loading...