Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Polisi Bongkar Sindikat Curanmor di Banda Aceh, Tiga Pelaku Diamankan, Lima Buron

Polisi Bongkar Sindikat Curanmor di Banda Aceh, Tiga Pelaku Diamankan, Lima Buron

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com – Aksi pencurian sepeda motor (curanmor) yang kian meresahkan di Kota Banda Aceh berhasil diungkap Satreskrim Polresta Banda Aceh.

Dalam pengungkapan itu polisi berhasil mengaman tiga pelaku dari total delapan pelaku sindikat curanmor yang kerap beroperasi di wilayah hukam Polresta Banda Aceh.

Ketiga pelaku yang diamankan berinisial PH (35), HN (35), dan SR (37). PH dan SR merupakan warga Aceh Tenggara sedangkan HN adalah warga Lampaseh, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh.

Saat ini polisi juga masih memburu lima pelaku lainnya yang tergabung dalam komplotan itu. Kelima palaku buron itu merupakan warga Aceh Tenggara.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Trisno Riyanto melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Ryan Citra Yudha mengatakan pelaku curanmor ini melancarkan aksinya  dengan modus mengincar sepeda motor yang kuncinya tertinggal di kontak sepeda motor.

“Saat melancarkan aksinya pelaku berkeliaran di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar, mereka mengintai korban yang lengah, ketika melihat ada sepmor yang tertinggal kuncinya pelaku langsung membawa kabur,” ujar AKP Ryan saat konfrensi pers, di Mapolresta Banda Aceh, Rabu (21/10/2020) pagi.

Ryan menerangkan, kasus ini terungkap setelah warga Cadek berhasil menangkap PH beberapa waktu lalu saat sedang menjalankan aksinya.

Setelah ditangkap warga tersangka PH diserahkan ke Polsek Baitussalam untuk diproses lebih lanjut.

“Saat itu tersangka PH melakukan aksinya di daerah Cadek, saat seorang pemilik sepmor sedang menghidupkan motornya tanpa pengawalan. PH langsung membawa kabur sepmor korbannya dan sempat menabrak pemilik motor,” papar Ryan.

Mengetahui ada aksi pencurian warga langsung mengejar palaku dan PH berhasil di amankan oleh warga setempat.

“Dari sinilah kasus ini dikembangkan,” ungkapnya. 

Lanjut Ryan, setelah PH berhasil diamankan kemudian diinterogasi barulah terungkap dua lagi tersangka yaitu HN dan SR, adapun barang bukti yang berhasil diamankan lima unit sepeda motor dengan merek yang berbeda-beda dan satu unit mobil Mitsubushi L 300.

“Mereka melakukan aksi pencurian di delapan tempat berbeda di Banda Aceh dan sekitarnya, saat ini yang sudah berhasil kita amankan enam barang bukti, kemungkinan masih ada lagi barang bukti lainnya, kami akan terus menyelidikinya,” ujarnya.

Lanjut Ryan, mereka menggunakan mobil L 300 untuk mengangkut barang curiannya, dan yang berperan sebagai sopir mobil ini adalah HN.

“Barang yang telah dicuri tadi dibawa oleh pelaku ke Saree, disana mereka mengangkut sepmor curiannya dan dimasukan ke dalam mobil L 300, kemudian sepmor tadi dibawa oleh tersangka HN ke Aceh Tenggara, Kuta Cane, sampai disana mereka menjualnya dengan kisaran harga Rp 4 jutaan hingga Rp 5 juta,” rincinya.

“Akibat perbuatannya tersangka akan dikenakan pasal 363 KUHP Jo Pasal 480 KUHP Jo Pasal 55,56 KUHP, dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara,” pungkas Ryan.

iklan grapela dan tangga seribu
Iklan Batu Berlayar dan masjid tuo

Komentar

Loading...