Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Polisi Belum Bisa Pastikan Korban Pembunuhan di Bener Meriah Warga Aceh Utara 

Polisi Belum Bisa Pastikan Korban Pembunuhan di Bener Meriah Warga Aceh Utara 

REDELONG, ANTEROACEH.com - Penyidik Reskrim Polres Bener Meriah belum bisa memastikan jasad  pria yang ditemukan dalam jurang di kawasan Tembolon, Kecamatan Syiah Utama adalah Hanafiah Amin warga Aceh Utara.

Hal itu diungkap Kasubbag Humas Polres Bener Meriah Iptu Jufrizal saat dihubungi anteroaceh.com,  Jumat (19/2/2021). Apalagi, katanya pihak keluarga yang datang dari Aceh Utara tidak mampu mengenali jasad yang sudah tidak utuh tersebut usai dievakuasi ke RSUD Munyeng Kute.

“Kita belum bisa pastikan itu adalah Hanafiah Amin warga asal  Paya Bakong Aceh Utara, karena saat ditemukan jasadnya sudah tidak utuh lagi, karena sudah hangus dibakar dan ada bagian tubuh yang hilang. Keluarga  dari Aceh Utara juga tidak mengenali jasad tersebut,” jelas Jufrizal.

Untuk memastikan identitas korban, pihaknya sudah menyurati Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polda Sumut untuk mengidentifikasi jasad yang diduga kuat korban pembunuhan tersebut.

“Saat ini jasad korban masih berada di instalasi jenazah RSUD Munyeng Kute, kita masih menunggu tim Puslabfor Polda  Sumut untuk otopsi,” katanya lagi.

Sebelumnya dikabarkan, warga Sesosok mayat laki-laki diduga korban pembunuhan  ditemukan di dalam  jurang di Dusun Terunjak, Kampung Tembolon, Kecamatan Syiah Utama, Bener Meriah, Rabu (17/2/2021) sekitar pukul 16.00 WIB. 

Korban diduga  bernama Hanafiah Amin (47) seorang pedagang keliling  asal Gampong Tunong Krueng, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara. 

Kapolres Bener Meriah AKBP Siswoyo Adi Wijaya  melalui Kasubbag Humas Iptu Jufrizal mengatakan, proses evakuasi  sekidit rumit evakuasi  karena  posisi mayat berada di tebing terjal di dalam jurang dengan kedalaman 30 meter.

Tim gabungan dari Polsek Syiah Utama, Polres Bener Meriah dan anggota TNI harus menandu jasad korban perlahan mengitari pegunungan dan perkebunan masyarakat yang dipenuhi rumput ilalang. kondisi korban pada saat ditemukan dalam keadaan sudah terbakar. 

Jufrizal menjelaskan, sekitar pukul 17.10 WIB   jasad korban baru berhasil  dievakuasi dan langsung dibawa menggunakan mobil ambulan ke Rumah Sakit Umum  Muyang Kute untuk dilakukan  proses Otopsi.

Komentar

Loading...