Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Polisi Bekuk Empat Komplotan Curanmor di Banda Aceh, Belasan Barang Bukti Diamankan

Polisi Bekuk Empat Komplotan Curanmor di Banda Aceh, Belasan Barang Bukti Diamankan

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com - Satuan Reserse dan kriminal Polresta Banda Aceh berhasil membekuk empat komplotan pencuri sepeda motor yang beraksi di belasan lokasi berbeda di wilayah Kota Banda Aceh dan Aceh Besar, Jum'at (29/1/2021) dini hari sekitar pukul 00.10 WIB.

Selain tersangka, polisi juga mengamankan sebanyak 15 sepeda motor, sedangkan tiga lainnya masih dalam pencarian petugas.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto melalui Kasatreskrim AKP M Ryan Citra Yudha mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan salah seorang korban yang kehilangan sepeda motor Honda Scoopy di depan rumahnya di Desa Teubalui, Kecamatan Darul Kamal, Aceh Besar, pada Januari lalu.

"Dua orang tersangka berinisial WSA (35) warga Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar dan YOP (20) warga Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh berhasil ditangkap beserta barang bukti Honda Scoopy tersebut dengan nomor polisi yang dipalsukan," ucap AKP M. Ryan Citra Yudha kepada awak media dalam konferensi pers di Mapolresta Banda Aceh, Kamis (4/2/2021) pagi.

Berdasarkan pemeriksaan terhadap dua tersangka, kemudian diketahui mereka telah melakukan pencurian di 16 lokasi selama tiga bulan terakhir ini  dengan melibatkan satu tersangka lain berinisial MIB (18) warga Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh yang saat ini juga sudah diamankan petugas.

"Mereka melakukan ini sejak tiga bulan kebelakang. Setelah dicek ternyata ada beberapa yang sudah ada laporan polisinya," lanjut Kasatreskrim.

Dalam melakukan aksinya sambung Kasatreskrim, pelaku melihat kondisi dan situasi saat sepeda motor korban tidak terkunci atau tertinggal kuncinya. Kalaupun tidak bisa dihidupkan, akan mendorong sepeda motor curian tersebut.

"Untuk barang bukti sebagian kecil sudah ada yang berpindah tangan. Kita ambil sebagiannya dari orang yang sudah dibelinya. Kisaran harga dijual antara Rp500-Rp700 ribu," ucapnya.

Sementara itu dalam kasus terpisah,  polisi juga mengamankan seorang pelaku pencurian sepeda motor, berinisial ANS (19) warga Kecamatan Seulimum, Aceh Besar. Modusnya dengan cara masuk ke rumah korban dan mengambil sepeda motornya.

"Atas perbuatannya, keempat tersangka dikenakan ancaman Pasal 363 Ayat (1)ke-4 KUHP dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun," pungkas Kasatreskrim Polresta Banda Aceh, AKP M.Ryan Citra Yudha.

Iklan HPN Bank Aceh dan Pemkab Abdya

Komentar

Loading...