Polisi Amankan 353 Kilogram Sabu, 11 Tersangka Ditangkap di Bireuen

Polisi Amankan 353 Kilogram Sabu, 11 Tersangka Ditangkap di Bireuen

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com - Personil gabungan dari Direktorat 4 Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Ditresnarkoba Polda Aceh dan Polres Bireuen bekerjasama dengan Kantor Bea dan Cukai wilayah Aceh berhasil mengungkapkan jaringan Narkoba Internasional Timur Tengah-Malaysia-Aceh dengan menangkap 11 orang tersangka di lokasi berbeda di Kecamatan Jeunieb, Bireuen, Selasa (2/2/2021) lalu.

Selain menangkap para tersangka, personil gabungan juga berhasil mengamankan barang bukti seberat 353 Kg narkoba jenis sabu yang sudah dikemas dalam karung, tupperware dan plastik.

Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada mengatakan penangkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat akan adanya penyeludupan narkoba jenis sabu dari Malaysia ke Bireun yang berasal dari Timur Tengah.

"Setelah dilakukan penyelidikan selama kurang lebih sebulan dan diketahui akan ada kapal masuk ke Pandrah Jeunieb, Bireun dengan membawa ratusan kilogram narkoba jenis sabu," ungkap Irjen Pol Wahyu Widada dalam keterangan pers yang diterima anteroaceh.com, Rabu (11/2/2021) pagi.

Pada tanggal 27 Januari 2021 lanjut Kapolda, saat personil gabungan melakukan pengendapan di lokasi pendaratan saat kapal akan memasuki kuala pelaku merasa dipantau dan melarikan diri dengan berenang meninggalkan kapal.

Sekitar pukul 06.00 WIB personil berhasil mengamankan kapal boat tanpa awak di Pelabuhan Matang Bangka, Kecamatan Jeunieb, Bireun yang membawa sebanyak 343,38 Kg sabu.

"Setelah dilakukan pengembangan pada tanggal 2 Februari 2021 sekitar pukul 03.30 dini hari sebanyak empat tersangka berhasil diamankan," lanjut Kapolda.

Adapun tersangka sebutnya berinisial KM alias AP(37) warga Kecamatan Dewantara,  Aceh Utara berperan sebagai Tekong, MU alias DN (23) warga Kecamatan Seuneudon, Aceh Utara berperan sebagai kapten kapal, kemudian ED (35) warga Kecamatan Alue Awe, Lhokseumawe berperan sebagai pengatur dan MA (36) warga l8apas kelas IIA Lhokseumawe berperan sebagai pengendali. Selain mengamankan barang bukti bot dan 343,38 narkoba, polisi juga ikut menyita dokumen kapal dan satu hp satelit.

Kemudian dihari yang sama, lanjut Kapolda pada pukul 14.30 WIB di Desa Blang Mee, Kecamatan Jeunieb,  tim kembali berhasil menangkap satu tersangka berinisial SI(50) warga Kecamatan Simpang Mamplam, Bireun yang berperan sebagai penerima barang dan mengamankan 120,96 gram sabu, masing-masing satu timbangan digital dan hp nokia.

Lalu pada pukul 19.00 WIB, 6 tersangka lain ikut ditangkap di Desa Meunasah Tambo, Kecamatan Jeunieb dengan asal masing-masing dari Kecamatan Jeunieb, yaitu SU (53) dan seorang Ibu Rumah Tangga, IZ (40) yang keduanya berperan sebagai penyimpan barang. Kemudian KR (23), MR (25), SB (41)dan satu warga Kecamatan Pandrah, Bireun berinisial SY (63) yang keempatnya berperan sebagai penerima barang.

Bersama diamankannya pelaku, tim juga berhasil menyita 9 Kg sabu, satu unit masing-masing hp xiomi dan becak barang sehinggal total keseluruhan barang bukti sabu yang disita seberat 353 Kg.

"Rencana tindaklanjut akan dilakukan kerjasama kepolisian internasional dengan agensi penegak hukum negara terkait dan mengembangkan pengungkapan kasus untuk membongkar jaringannya," pungkas Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada.

Komentar

Loading...