Polda Periksa Enam Anggota DPRA Terkait Kasus Dugaan Korupsi Beasiswa

Polda Periksa Enam Anggota DPRA Terkait Kasus Dugaan Korupsi Beasiswa
Ilustrasi.

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Aceh mulai melakukan panggilan terhadap enam anggota Dewan Perwakikan Rakyat Aceh (DPRA) terkait kasus dugaan korupsi beasiswa Pemerintah Aceh dengan pagu anggaran mencapai Rp. 22,3 miliar bersumber dari APBA tahun 2017

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy mengatakan enam anggota DPRA yang dipanggil tersebut yaitu tiga orang berasal dari Fraksi Partai Aceh (PA) dengan inisial IUA, YH dan ZF. Sementara tiga orang lagi berinisial AA dari Partai Amanat Nasional (PAN), AM  dari Partai Gerindra dan HY dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

"Sudah enam orang yang dipanggil, namun baru dua orang yang memenuhi panggilan," terang Kombes Pol Winardy saat dikonfirmasi anteroaceh.com, Selasa (4/5/2021)

Dua yang sudah hadir, sebut Winardy yaitu berinisial AA (PAN) dan ZF (PA). Pemanggilan sejumlah anggota DPRA aktif tetsebut juga dilakukan pihaknya menyusul turunnya surat persetujuan pemeriksaan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) pada bulan April 2021 lalu.

Sebelumnya, Polda Aceh telah memeriksa sebanyak 16 mantan anggota DPRA dari total 25 anggota DPRA periode 2014-2019 sebagai pengusul bantuan biaya pendidikan masyarakat Aceh Tahun 2017 silam. Dari total 25 orang tersebut, 6 orang diantaranya masih aktif sebagai anggota DPRA.

Komentar

Loading...