Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Polda Aceh Turun ke Lhokseumawe Terkait Perkara Pencemaran Nama Baik oleh Walikota 

Polda Aceh Turun ke Lhokseumawe Terkait Perkara Pencemaran Nama Baik oleh Walikota 
Walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya. Foto: Istimewa

LHOKSEUMAWE, ANTEROACEH.com - Sejumlah pejabat di Kota Lhokseumawe akan diperiksa penyidik Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Aceh terkait dugaan perkara pencemaran nama baik  yang dilakukan Walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya terhadap korban mantan aktivis SMUR, Sofyan.

Informasi yang diperoleh, pemeriksaan akan dilakukan pada Sabtu esok (24/10/2020).  Sejumlah pejabat yang akan diperiksa antara lain, Sekdako T Adnan, Kabag Humas Marzuki dan Kadisperindagkop dan UKM Kota Lhokseumawe Ramli.

Tidak hanya itu, kabarnya, pemeriksaan juga dilakukan terhadap pelapor Sofyan dan  Zai, wartawan modusaceh.co serta seorang mahasiswa Universitas Malikussaleh bernama Rizki Rahmatullah.

Saat dihubungi anteroaceh.com,  Kabag Humas Pemko Lhokseumawe Marzuki mengaku belum tau ada jadwal pemeriksaan terhadap dirinya dan sejumlah pejabat lainnya. 

“Saya belum tahu itu, karena sampai saat ini tidak ada pemberitahuan apapun,” singkat Marzuki, Jum’at (23/10/2020).

Sedangkan korban yang juga pelapor perkara bernada rasis tersebut, Sofyan mengaku dirinya mendapat kabar dari pihak Polda, untuk menjalani pemeriksaan pada Sabtu esok.

“Iya saya besok diperiksa oleh penyidik Polda di Lhokseumawe, karena kasus ini memang sudah dilimpahkan Polres Lhokseumawe ke Polda,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Aceh Kombes Pol Sony Sonjaya membenarkan ada tim penyidiknya akan melakukan pemeriksaan terhadap pejabat di Lhokseumawe terkait perkara itu. Namun tidak bisa dipastikan waktunya.

“Iya benar, tapi belum ada rencana pemeriksaan besok, saya belum bisa pastikan waktunya dan nanti akan saya beri kabar,” jelas Sony via telpon.

Ia juga menerangkan, perkara dugaan pencemarana nama baik yang melibatkan Walikota Lhokseumawe Suaidi Yahya itu masih tahap penyelidikan, jadi pemeriksaan terhadap pejabat masih sebatas konfirmasi.

“Pemeriksaan masih sebatas konfirmasi, bila kita periksa sebagai saksi, berarti kasus ini sudah masuk tahap penyidikan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Seorang pedagang pasar Inpres Lhokseumawe  Sofyan resmi melaporkan Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya ke Polres Lhokseumawe, Senin (13/7/2020).  Orang nomor satu di Lhokseumawe dilaporkan atas dugaan  dugaan pencemaran nama baik,  tuduhan provokator serta sebutan rasis “Sofyan Hitam”.

Mantan aktivis Solidaritas Mahasiswa untuk Rakyat (SMUR) itu mengaku merasa dilecehkan dengan panggilan itu yang dilontarkan Walikota Lhokseumawe dalam sebuah rapat dengan Forkopimda setempat beberapa waktu lalu. Ia mengaku tahu kejadian itu setelah muncul berita di sebuah media online dan juga telah memiliki rekaman perkataan tersebut.

Komentar

Loading...