Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Polda Aceh Berhasil Gagalkan Peredaran 81 Kg Sabu di Aceh Timur, Satu Pelaku Ditembak Mati

Polda Aceh Berhasil Gagalkan Peredaran 81 Kg Sabu di Aceh Timur, Satu Pelaku Ditembak Mati

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com - Ditresnarkoba Polda Aceh berhasil menggagalkan peredaran 81 kilogram sabu dan 20 kilogram pil ekstasi dalam sebuah penyergapan di jalan lintas Sumatera, Idi Cut, Kabupaten Aceh Timur pada Jum'at (30/10/2020) lalu.

Kapolda Aceh, Irjen Pol Wahyu Widada mengatakan polisi berhasil mengamankan sembilan pelaku, satu pelaku berinisial JI (40) meninggal dunia setelah dilumpuhkan karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap dikediamannya.

“JI digerebek di rumah yang berada di Bantayan, Simpang Ulim, Aceh Timur, dia melarikan diri saat tim hendak ditangkap, tim terpaksa melumpuhkan JI,” ujarnya dalam konferensi pers di Mapolda Aceh, Selasa (3/11/2020).

Lanjutnya, akhirnya meninggal JI meninggal dunia setelah sempat dibawa ke rumah sakit. 

“JI ini berperan sebagai pawang, dialah yang menjemput narkoba itu di perbatasan laut Indonesia dengan Malaysia,” ungkap Wahyu.

Sedangkan delapan pelaku lainnya ditangkap tempat yang berbeda.  

Tersangka AB dan AS yang berperan sebagai bandar ditangkap di jalan lintas Sumatera, Idi Cut, Kabupaten Aceh Timur, mereka disergap dalam mobil Innova berwarna putih BL 1172 KI.

“Saat hendak ditangkap tersangka AB dan AS juga melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri, tim pun terpaksa menembak kaki pelaku dan saat digeladah ditemukan 4 kantong plastik isi 81 kilogram sabu dan 20 bungkus besar pil ekstasi,” jelasnya.

Setelah berhasil mengamankan kedua bandar tersebut, selanjutnya tim Ospnal Narkoba Aceh Timur juga melakukan pengejaran terhadap dua pengemudi mobil jenis Suzuki Ertiga dan Honda Jazz yang sebelumnya lolos dari penyergapan.

“Beberapa menit dilakukan pengejaran, ketiga tersangka lainnya yang berinisial L, K dan N yang berperan sebagai sweeper berhasil diamankan ketiganya juga melakukan perlawanan saat hendak ditangkap sehingga pihak polisi terpaksa menembaknya dibagian kaki,” ujar Wahyu.

Usai melakukan penyergapan, petugas kemudian melakukan penggerebekan di rumah penyedia boat atas nama tersangka H dan berhasil diamankan tanpa perlawanan di Kuala Simpang Ulim.  

“Selanjutnya dilakukan penggerebekan di sebuah rumah Bantayan, dan didapatkan tekong atau pawang atas nama JI (40) yang akhirnya ditembak hingga meninggal karena berusaha melarikan diri, sedangkan kawannya satu lagi tersangka IB diamankan tanpa perlawanan,” pungkas Wahyu.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Selain 81 kilogram sabu dan 20 kilogram pil ekstasi, polisi juga mengamankan 5 unit mobil; 1 unit Toyota Avanza, 1 unit Suzuki Ertiga, 2 unit Honda Jazz, dan 1 unit Toyota Alphard.

Selain itu, polisi juga mengamankan 1 unit Yamaha R15, 1 unit Yamaha N-Max, 2 unit Honda Beat, 13 unit hp berbagai merk, 5 buah dompet, 1 buah tas, 1 buah tabungan BCA, 1 buah tabungan BRI Syariah, dan 1 buah paspor.

iklan grapela dan tangga seribu
Iklan Batu Berlayar dan masjid tuo

Komentar

Loading...