Pesona Masjid Baitul Makmur Destinasi Wisata Religi di Aceh Barat

Pesona Masjid Baitul Makmur Destinasi Wisata Religi di Aceh Barat
Masjid Agung Baitul Makmur Aceh Barat. Foto: Uci Setiawan/anteroaceh.com

MEULABOH, ANTEROACEH.com - Salah satu tempat wisata religi yang wajib dikunjungi jika kamu melintas ke Barat Selatan Aceh adalah masjid Agung Baitul Makmur yang terletak di Gampong Seuneubok, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat.

Bagi yang sudah sering berpergian melintasi arah Barat Selatan Aceh, pasti masjid megah yang satu ini sudah tidak asing lagi. Karena letaknya tepat di pinggir jalan lintas dan berada di pusat Kota Meulaboh.

Masjid megah ini kerap dikujungi Jemaah maupun wisatawan dari berbagai daerah di Aceh dan luar Aceh untuk sekedar berhenti melepas lelah selama perjalanan, melaksanakan kewajiban jika tiba waktu shalat atau sekedar mampir berswafoto karena tak tahan dengan keindahannya.

Masjid Agung Baitul Makmur merupakan salah satu masjid bersejarah di Aceh Barat dengan usia bangunan lebih dari 20 tahun sejak pertama kali diresmikan pada tanggal 1 Juni 1999 silam. 

Bangunan megah berwarna cokelat cerah kombinasi merah bata pada bagian kubah tersebut dirancang oleh arsitektur bernama Ir. Alwin dan Profesor Dr. H. Idris dengan perpaduan gaya arsitek Timur Tengah, Asia dan Aceh.

Perpaduan tersebut bisa disaksikan dari bentuk tiga kubah utama yang diapit dua kubah menara air berukuran lebih kecil. Masing-masing kubah berbentuk bulat dan berujung lancip yang juga menjadi ciri khas dari masjid tersebut.

Masjid Agung di bangun diatas tanah dengan luas 60.000 m² dan luas bangunan 3.500 m² serta daya tampung jamaah mencapai 7.000 jamaah. Masjid ini juga merupakan salah satu ikon kota Meulaboh yang juga sangat dikagumi.

Kemudian lagi, dua menara yang menjulang tinggi yang terletak di belakang kubah utama juga menambah keindahan dan kemegahan dari masjid tersebut. Pengunjung yang hendak masuk, bisa melalui tiga gerbang utama dari masing-masing arah timur, utara dan selatan.

Adapun bagian timur masjid terletak di persimpangan menuju arah Kabupaten Nagan Raya dan Aceh Barat Daya (Abdya). Dari sini pengunjung dapat menyaksikan keindahan masjid tampak dari depan seutuhnya. 

Pintu gerbang masjid Agung Baitul Makmur. Foto: Uci Setiawan/anteroaceh.com

Sementara bagian lain, yakni gerbang sebelah Barat terletak di persimpangan arah Aceh Jaya menuju Banda Aceh dan sebelum memasuki gerbang bagian ini, terlihat sebuah taman kecil dengan beberapa tempat duduk dan kolam yang dibuat untuk bersantai.

Lalu dari arah gerbang bagian selatan itu mengarah ke Samudera Hindia dan biasa dipakai bagi keluarga atau mereka yang mengantarkan anaknya masuk ke salah satu sekolah yang berada di lingkungan masjid.

Selain tempat beribadah, dalam satu lingkungan yang sama juga dibangun fasilitas belajar berupa Madrasah Ibtidaiyyah, Dinniyah, Tsanawiyah dan bangunan TK Al-Quran untuk pendidikan anak di sekitar wilayah tersebut.

Pertama kalinya menginjakkan kaki masuk ke dalam masjid, akan terlihat dua konsep ruangan berbeda, yakni pertama pengunjung akan melihat banyak tiang penyangga lantai dua sebagai mezzanine. Kemudian semakin berjalan masuk, tepatnya di ruang bagian tengah akan tampak lebih lapang dan terasa lega serta menyejukkan.

Disana juga terlihat sekat berupa tirai yang menandakan batas antara shaf jamaah perempuan dan laki-laki saat melaksanakan ibadah. 

Lalu, dibagian tengah yang merupakan tempat shaf laki-laki dihiasi ornamen lampu hias. Gaya khas timur tengah, suasana Arab sangat terasa kentara saat melihat bentuk mihrab masjid yang didominasi warna coklat keemasan bermaterial perunggu dengan ornamen khas Islam.

Kemudian, jika dilihat dari halaman masjid, jarak antar gerbang diperkirakan mencapai sekitar beberapa puluh meter jauhnya.  

Pekarangan masjid Agung Baitul Makmur tampak sejuk dengan pepohonan hijau dan rumput yang terpangkas rapi. Foto: Uci Setiawan/anteroaceh.com

Halaman masjid juga ditanami tanaman hijau dan dikelilingi pepohonan palem yang rata-rata masih berukuran sekitar tiga meter. Biarpun jika kita berkunjung saat ini suasana pepohonan tersebut masih belum mampu menghalau teriknya matahari, keindahan masjid tetap akan sejuk dipandang mata.

Apalagi jika sudah berada di dalamnya, rasanya ingin berlama-lama berada di sana karena hawa yang sangat sejuk dan suasana yang menentramkan. 

Tapi ingat, karena masjid adalah tempat ibadah, setiap pengunjung juga harus memperhatikan adab ketika hendak memasuki masjid. Tak perlu khawatir, masjid ini juga selalu terbuka selama 24 jam.

Jadi untuk kamu yang akan melintasi Barat Selatan Aceh dan tiba di wilayah tersebut, mampir ke masjid Agung Baitul Makmur adalah salah satu hal yang patut dipertimbangkan untuk beribadah maupun sekedar beristirahat sambil menikmati keindahan arsitekturnya. 

Komentar

Loading...