Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Peserta Tolak “KAMI” di Lhokseumawe Kalah Banyak dari Polisi

Peserta Tolak “KAMI” di Lhokseumawe Kalah Banyak dari Polisi

LHOKSEUMAWE, ANTEROACEH.com - Aksi unjukrasa tolak Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) juga berlangsung di Kota Lhokseumawe, Senin (9/11/2020) pagi.

Amatan  anteroaceh.com di lokasi unjukrasa di Taman Riadhah Simpang BI, hanya terlihat lebih kurang 40 peserta, termasuk beberapa wanita. Jumlah itu tidak sebanding dengan jumlah personil kepolisian yang melakukan pengamanan unjukrasa.

Unjukrasa yang dibarengi dengan demo kecam penghinaan Nabi Muhammad oleh Presiden Perancis Emmanuel Macron  tersebut juga  berlangsung singkat, dimulai sekitar pukul 09.30 WIB berakhir satu jam kemudian.

Beberapa orasi yang disampaikan, pengunjukrasa yang mengatasnamakan KITA  terdiri dari gabungan sejumlah Ormas itu menolak kehadiran “KAMI” di Kota Lhokseumawe karena keberadaan koalisi tersebut bisa memecah belah masyarakat yang saat ini sedang berjuang dari pandemi Covid-19.

Kemudian kehadiran KAMI saat ini juga tidak tepat, mengingat pemerintah Pusat dan daerah sedang berupaya menyelesaikan berbagai macam masalah masyarakat, ditambah lagi sedang dilanda pandemi Covid.

Harus Dibubarkan

Koordinator unjukrasa Ahmad Joni saat diwawancara secara terpisah,  meminta pemerintah segera membubarkan KAMI karena menimbulkan keresahan masyarakat.

Kemudian unjukrasa yang digelar hari ini katanya, semata-mata untuk mengantisipasi adanya gerakan KAMI di Kota Lhokseumawe.

“Kami ini semua relawan Jokowi,  akan mengawasi terus pergerakan mereka dan unjukrasa hari ini sengaja kita gelar agar tidak ada KAMI di Lhokseumawe,” kata Ahmad Joni yang juga sekretaris DPC PDIP Kota Lhokseumawe.

Komentar

Loading...