Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Peserta BPJS Kesehatan yang Ingin Cuci Darah Cukup Menggunakan Sidik Jari

Peserta BPJS Kesehatan yang Ingin Cuci Darah Cukup Menggunakan Sidik Jari

TAPAKTUAN, ANTEROACEH.com – Pelayanan hemodialisa atau cuci darah merupakan salah satu pelayanan kesehatan yang diberikan oleh BPJS Kesehatan kepada pesertanya. Untuk mereka yang menderita penyakit gagal ginjal maka tindakan cuci darah merupakan hal yang wajib dan rutin dilakukan untuk mempertahankan kehidupan pasien.

Layanan cuci darah dapat diperoleh oleh semua peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dengan status kepesertaan aktif, sesuai indikasi medis dan mengikuti prosedur yang berlaku.

BPJS Kesehatan tidak henti-hentinya untuk terus melakukan inovasi demi memberikan kemudahan kepada yang melakukan cuci darah atau hemodialysis (HD), Salah satu inovasi yang saat ini diberikan BPJS Kesehatan dalam memudahkan peserta adalah dengan memangkas prosedur rujukan yang awalnya surat rujukan harus diperbarui setiap tiga bulan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), kini peserta JKN dapat melakukan perekaman dengan menggunakan sidik jari atau fingerprint di rumah sakit atau klinik utama yang menyediakan alat untuk hemodialisa.

“Sampai saat ini tercatat 26 pasien yang rutin melaksanakan prosedur HD di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Yulidin Away,  namun kami belum melakukan menggunakan fitur perpanjangan rujukan untuk pasien HD di aplikasi V Claim, karena sampai saat ini belum ada pasien yang rujukan berakhir. Namun terkait perpanjangan rujukan tanpa harus ke FKTP sudah kita berikan sosialisasi kepada pasien dan responnya mereka sangat bersyukur sekali,” ujar Kepala Bagian HD RSUD dr. H. Yulidin Away Sulaiman saat ditemui tim Jamkesnews, Senin (20/1/2020).

Mainir (42) warga Kecamatan Samadua, Aceh Selatan yang merupakan salah satu pasien HD di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Yulidin Away Tapaktuan dan telah merasakan palayanan HD sejak tahun 2012. Ia mengekspresikan kegembiraannya saat mengetahui inovasi yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan.

“Sebagai peserta JKN-KIS (PBI-APBD), terus terang saya sudah cukup terbantu dengan adanya Program ini terutama secara keuangan. Dari segi layanan yang saya dapatkan juga sangat bagus, apalagi sekarang ditambah dengan inovasi finger print ini, semakin memudahkan saya dalam menjalani proses cuci darah di rumah sakit,karena tidak perlu lagi mengambil rujukan di FKTP dan semoga akan lahir inovasi-inovasi lain dari BPJS Kesehatan yang akan semakin memudahkan pasien dalam mengakses pelayanan kesehatan,” jelas Mainir.

Komentar

Loading...