Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi SPPD Fiktif 24 Anggota DPRK Abdya Ditutup

Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi SPPD Fiktif 24 Anggota DPRK Abdya Ditutup
Foto: Kasi Intel Kejari Abdya, Radiman, SH saat menggelar konferensi pers dengan sejumlah wartawan diruang kerjanya/ Ilyas

BLANGPIDIE, ANTEROACEH.com – Penyelidikan kasus dugaan korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) yang melibatkan 24 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya (Abdya) tahun 2017 ditutup.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Abdya, Nilawati, SH, MH, melalui Kasi Intel, Radiman, SH saat menggelar Konferensi Pers, Kamis (6/2/2020).

"Penyelidikan kasus korupsi SPPD fiktif yang melibatkan 24 anggota DPRK Abdya kita tutup," ungkap Radiman, SH.

Penutupan kasus yang menyebabkan kerugian Negara hingga satu miliar itu setelah Kejari Abdya menerima surat dari Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dalam hal ini Inspektorat Abdya dengan Nomor Surat : 700/254/2019.

"Dalam surat laporan itu menyatakan bahwa kerugian Negara dalam kasus tersebut sudah dikembalikan ke KAS Daerah Abdya," jelas Radiman.

Ia menerangkan, maka atas dasar surat tersebutlah Kejaksaan Abdya menutup perkara kasus dugaan korupsi SPPD fiktif anggota DPRK Abdya tahun 2017.

"Dari dasar surat ini, tidak ada lagi ditemukan adanya kerugian Negara. Maka dari itulah penyelidikan kasus SPPD fiktif ini kita tutup," pungkas Radiman.

iklan grapela dan tangga seribu
Iklan Batu Berlayar dan masjid tuo

Komentar

Loading...