Pensiunan PNS di Aceh Selatan Ini Nyaman Jalani Cuci Darah Berkat JKN-KIS

Pensiunan PNS di Aceh Selatan Ini Nyaman Jalani Cuci Darah Berkat JKN-KIS
Sufiardi warga Tapaktuan saat menjalani cuci darah di RSUD dr Yulidin Away. Foto: Foto anteroaceh.com

TAPAKTUAN – Sufiardi (62) warga Lhok Bengkuang, Kecamatan Tapaktuan, Aceh Selatan merasakan pelayanan Kesehatan dari penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang telah berusia tujuh tahun. 

Ia mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa harus memikirkan biaya karana Sufiardi merupakan peserta JKN KIS sehingga seluruh biaya pelayanan kesehatan dijamin oleh Program JKN-KIS sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Sufiardi merupakan salah satu dari jutaan peserta Program JKN-KIS yang merasakan manfaat dari program yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan saat dirinya menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Yulidin Away Tapaktuan.

Saat ditemui oleh tim Jamkesnews pada Rabu (29/9) Sufiardi terlihat sedang menjalani terapi cuci darah yang rutin dilakukannya dua kali dalam seminggu. Ia didiagnosa mengalami gagal ginjal sehingga harus melakukan tindakan cuci darah.

“Saya sangat bersyukur karena Pemerintah memperhatikan dan menjamin kesehatan pensiunan seperti saya dan masyarakat melalui penyelenggaraan Program JKN-KIS ini. Bagi orang yang sudah merasakan manfaat dari program ini seperti saya, pasti berharap program ini terus ada. Akses pelayanan dari program ini sangat mudah, saya dilayani sangat baik saat cuci darah,” kata Sufiardi.

Sufiardi sebenarnya sudah tidak asing dengan Program JKN-KIS mengingat dulunya ia adalah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS). Ia mengakui Program JKN – KIS  membuat dirinya dan seluruh pasien cuci darah mendapatkan harapan dan semangat untuk kembali produktif.

Ia berterima kasih kepada peserta Program JKN-KIS yang selalu disiplin membayar iuran, karena iuran dari peserta yang sehat membantu peserta yang sedang sakit dan membutuhkan biaya pelayanan kesehatan seperti dirinya.

“Suasana ketika menjalani perawatan cuci darah di rumah sakit juga sangat bersahabat, tenaga medis melayani dengan sangat ramah dan hal ini sangat berpengaruh kepada pasien, karena setiap minggu kami rutin ke rumah sakit dan bertemu dengan petugas. Antara pasien juga telah saling mengenal dan sudah seperti keluarga dan kami saling menguatkan satu dengan yang lainnya,” ujarnya sembari tersenyum.

Sufiardi program JKN KIS terus dan semakin baik dari tahun ke tahun. Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu menjadi peserta Program JKN-KIS. Selain dapat terlindungi dalam masalah kesehatan, dengan bergabung sebagai peserta Program JKN-KIS, kita juga telah melaksanakan kewajiban sebagai warga negara menurut peraturan perundang-undangan dan juga bisa membantu peserta lainnya dalam memenuhi biaya pelayanan kesehatan.

Komentar

Loading...