Pengurus JMSI Aceh Resmi Dilantik

Pengurus JMSI Aceh Resmi Dilantik

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com - Ketua Umum Pusat, Teguh Santosa resmi melantik Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Aceh periode 2020-2025, di Hermes Palace Hotel, Sabtu (27/3/2021) pagi.

Acara pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) RI Firli Bahuri, Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada berserta Wakapolda Aceh Brigjen Raden Purwadi, Wakajati Aceh, Wakil Ketua DPR Aceh Safaruddin, MSP dan anggota Dewan Pers Ahmad Djauhar.

Kemudian juga ikut dihadiri Ketua MPU Aceh, Ketua BI perwakilan Aceh, Direktur Bank Aceh, Bupati Aceh Barat Daya, Bupati Gayo Lues serta para pimpinan media. 

Adapun dewan pengurus JMSI yang baru saja dilantik terdiri dari Ketua JMSI Aceh, Hendro Saky, Sekretaris, Akhiruddin Mahjuddin, Wakil Sekretaris,  Ihsan Yunadi, Bendahara,  Arisma dan Wakil Bendahara, Dedi Irawan.

Hendro Saky mengatakan JMSI Aceh sudah terbantuk pada Maret 2020 dengan anggota perusahaan pers sebanyak 18 perusahaan media.

"Dua media diantaranya sudah terverifikasi dewan pers secara faktual dan sisanya dalam proses verifikasi. JMSI mendorong semua perusahaan pers yang tergabung akan terverifikasi secara faktual," kata Hendro dalam sambutannya. 

Sementara itu, Gubernur Aceh mengatakan selama ini pemerintah Aceh dan media memiliki hubungan yang baik dalam membangun dan memberikan informasi kepada publik.

"Media merupakan salah satu pilar yang banyak membantu jalannya roda pembangunan melalui informasi," ucap Nova Iriansyah.

Menurutnya peran media sangat penting di era teknologi saat ini dan ia percaya pemberitaan yang sehat sangat dipengaruhi oleh media yang sehat. Ia juga berharap hubungan mitra terus terjalin dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Dikesempatan yang sama,  Ketua KPK, Firli Bahuri juga menyampaikan apresiasinya. Menurut Firli, kegiatan itu merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan tujuan bernegara.

"Hari ini kita telah dicerdasakan dan semangati melalui kegiatan ini, karena media memiliki jasa yang begitu besar dalam mencerdaskan bangsa," kata Firli.

Firli berpesan agar JMSI dapat menghadapi persaiangan dalam keterbukaan publik serta kemajuan teknologi. JMSI harus tetap bekerja sesuai prosesi dan profesional.

"Junjung tinggi kode etik serta dsitribusi tulisan dengan tidak menebar kebencian dan dendam. Lakukan sesuai dengan tugas dan fungsi sehingga akhirnya tujuan negara dapat diwujudkan," pesan Ketua KPK.

Sebagaimana diketahui, JMSI Aceh turut tergabung beberapa media di Aceh diantaranya anteroaceh.com, popularitas.com, ajnn.net, kanalinspirasi.com, acehbisnis, acehportal.com, metropolis.id, rmolaceh.id, acehvideo.tv, antaraaceh.

Kemudian analisaaceh.com, bisaapa.id, analisisnews.com, acehnews.net, habanusantara.net, acehjurnal, gemarnews.com dan serambinews.com.#

Komentar

Loading...