Pengedar Sabu Asal Aceh Tenggara Ditangkap di Subulussalam

Pengedar Sabu Asal Aceh Tenggara Ditangkap di Subulussalam

SUBULUSSALAM, ANTEROACEH.com – Seorang pria berinisial SE (31) tercatat sebagai warga Terutung Megakhe Bakhi, Kecamatan Lawe Sumur, Aceh Tenggara ditangkap Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Subulussalam karena diduga terlibat dalam peredaran sabu.

Kapolresta Subulussalam, AKBP Qori Wicaksono melalui Kasat Narkoba, Iptu Mahdian Siregar mengatakan SE ditangkap Kamis (8/7) sore sekitar pukul 15.20 WIB di sebuah warung di gampong Lae Motong, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam.

SE merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus narkoba. Ia merupakan adik kandung J warga Gampong Teruntung Negara Barup, Aceh Tenggara, yang duluan ditangkap dengan kasus yang sama.

"Pelaku kita tangkap berkat informasi masyarakat bahwa ada seorang warga yang duduk di pondok warung dengan gelagat mencurigakan," ungkap Mahdian, saat dikonfirmasi anteroaceh.com, Jum'at (9/7/2021).

Menerima informasi itu, kata Mahdian, tim Satresnarkoba  langsung bergegas ke tempat kejadian perkara (TKP) guna menindaklanjuti informasi tersebut. 

"Sampai disana, kita melihat pelaku sedang duduk sendirian, setelah kita amati kemudian pelaku curiga dan langsung kita melakukan penggeledahan," jelasnya.

Dari hasil penggeledahan tersebut, katanya, polisi berhasil menemukan 13 paket sabu dengan berat keseluruhan 22, 89 gram, disimpan pelaku dalam tas berwarna merah maron yang diakui bahwa barang haram itu adalah miliknya.

"Dia juga mengaku sabu itu didapatkan dari pria berinisial T asal Aceh Tenggara, yang sekarang sudah masuk DPO kita. Kemudian SE juga mengaku kalau sabu itu akan dia edarkan kembali di Kota Subulussalam," pungkasnya.

Komentar

Loading...