Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Pengamanan Demo Mahasiswa di Lhokseumawe Tanpa Senjata  

Pengamanan Demo Mahasiswa di Lhokseumawe Tanpa Senjata  
Foto: Foto bersama aparat kepolisian yang mengawal demo dengan mahasiswa

LHOKSEUMAWE, ANTEROACEH.com - Ada pemandangan menarik saat unju krasa mahasiswa di Kantor DPRK Lhokseumawe dan Aceh Utara di Kota Lhokseumawe , Kamis (3/10/2019) pagi, yaitu kehadiran polisi tanpa menggunakan senjata api.

Berbeda dengan pengaman saat aksi sebelumnya, Polres tetap mengerahkan personil bersenjata api, lengkap dengan perangkat pengamanan lainnya. Walau sampai kondisi tetap terkendali tanpa kerusuhan.

Kondisi tersebut membuat pengunjukrasa dari Aliansi Mahasiswa Pase terlihat berbaur dengan pihak kepolisian. Bahkan Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan tampak akrab dengan mahasiswa dan sempat berswafoto.

Saat ditemui wartawan, Kabag Ops Polres Lhokseumawe, Kompol Adi Sofyan mengakui pengamanan tanpa Senpi dan senjata tajam sengaja dilakukan sesuai arahan dari Kapolres. Karena Kapolres  AKBP Ari Lasta Irawan yang menginginkan pengamanan yang lebih persuasif, serta humanis.

“Iya hari ini personil keamanan dari kepolisian tidak dilengkapi senjata api dan senjata tajam. Kapolres menginginkan pengamanan yang lebih humanis terhadap pengunjukrasa,” kata Adi Sofyan.

Ia juga menyebutkan, pola pengamanan massa oleh pihak kepolisian ada tahapan-tahapan dan SOP-nya, dan  diatur dalam Perkap nomor 1 tahun 2009, seperti pengg unaan gas air mata, water canon dan  lainnya. Semua itu harus berdasarkan perintah pimpinan.

Sementara itu dalam aksinya mahasiswa menuntut DPRK Lhokseumawe dan Aceh Utara membentuk Pansus untuk menuntaskan persoalan kelangkaan pupuk di masyarakat petani, kemudian menuntut Pemkab Aceh Utara menuntaskan persoalan Irigasi Krueng Pase, karena sampai saat ini belum dilakukan perbaikan sehingga suplai air ke area persawahan tidak maksimal.

Sebelum mengakhiri aksi , mahasiswa mengancam akan kembali beraksi dalam waktu dekat, bila pemerintah belum mengakomodir tuntutan tersebut. Aksi berlangsung sejak pukul 11.00 WIB dan berakhir tepat pukul 13.00 WIB.

Komentar

Loading...