Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Pendiri Lembaga Opini Publik Aceh Dukung Putra Aceh Masuk Kabinet Jokowi

Pendiri Lembaga Opini Publik Aceh Dukung Putra Aceh Masuk Kabinet Jokowi
Pendiri Lembaga Opini Publik Aceh, Zulfadhli Anwar

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com – Pendiri Lembaga Opini Publik Aceh, Zulfadhli Anwar mendukung tokoh Aceh untuk mengisi posisi Menteri di kabinet Jokowi – Ma’ruf Amin.

Menurutnya sedikitnya ada empat tokoh Aceh yang layak seperti  Muhammad Nazar, S.Ag yang merupakan tokoh perdamaian Aceh sekaligus mantan Wagub Aceh dan salah seorang pendiri sekaligus Ketua Umum Partai lokal SIRA, Selain itu Muzakkir Manaf atau Mualem sosok ini ia nilai juga layak karena pernah menjabat Wagub Aceh dan merupakan Ketua Umum DPA Partai Aceh.

Selain itu ada Teuku Riefky Harsya, MT dan Rafli yang keduanya merupakan anggota DPR RI. Menurutnya Teuku Riefy merupakan putra Aceh yang sudah terlibat dikancah politik nasional sedangkan Rafli selain anggota DPR juga merupakan seniman yang sudah go internasional.

“Walau tidak memperoleh suara signifikan untuk kemenangan Jokowi - Ma’ruf dalam Pilpres lalu, namun andil masyarakat dan kewilayahan Aceh secara historis geo politik dan geo strategis pembangunan nasional sejak kemerdekaan RI hingga saat ini, wajib dipertimbangkan,” ujar Zulfadhli melalui rilis persnya yang diterima ANTEROACEH.com, Selasa (22/10/2019) malam.

Ia menambahkan, apalagi Aceh baru bangkit dari keterpurukan konflik politik berkepanjangan dan bencana yang dahsyat.

“Dengan adanya sosok tokoh Aceh ditetapkan sebagai pembantu Presiden Jokowi, menjabat menteri kabinet, komunikasi dan aspirasi 5 juta warga Aceh bisa disampaikan dan dikomunikasikan kepada pihak Istana walau job desk menteri kabinet bukanlah bekerja untuk satu atau beberapa provinsi saja.”

“Dari keempat tokoh Aceh ini yang kami sebutkan diatas, menurut kami, Muhammad Nazar lebih muda secara usia dan berpengalaman dalam resolusi konflik politik dan kemanusiaan, respon tanggap darurat bencana alam serta persoalan-persoalan krisis sosial kemanusiaan, saat dirinya sebagai tokoh sipil Aceh serta saat menjabat wagub Aceh,” pungkasnya.

Zulfadhli Anwar merupakan salah seorang pendiri lembaga Opini Publik Aceh pada tahun 2000 di Banda Aceh. Saat ini ia konsern dibidang pengembangan UMKM Kopi Gayo dan menetap di Kota Langsa.

Komentar

Loading...