Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Penculik Pengusaha Lhokseumawe Kelompok TAM, Ini Kronologinya

Penculik Pengusaha Lhokseumawe Kelompok TAM, Ini Kronologinya
Kolase foto tersangka dan barang bukti berupa senjata yang digunakan pelaku penculikan seorang pengusaha di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE, ANTEROACEH.com - Sampai saat ini Polres Lhokseumawe maupun Polda Aceh belum menggelar konferensi pers pengungkapan perkara penculikan terhadap pengusaha asal kota Lhokseumawe, namun pada Kamis (17/9/2020) sudah beredar informasi penangkapan tersangka, bahkan menyebutkan pelaku adalah kelompok Tentara Aceh Merdeka (TAM).

Empat tersangka masing-masing  MJ, (belum ada keterangan umur dan asal), kemudian IS (28) asal Gampong Tijin, Kecamatan Ulim,  Pidie Jaya, serta AU alias AR (40) asal Gampong Balee Panah, Kecamatan Juli, kabupaten Bireuen, dan  satu tersangka lainnya belum diberikan informasi identitasnya merupakan kelompok TAM dibawah pimpinan Mukhtaruddin bin Saidi alias Siwah.

Dalam laporan yang disampaikan Kasat Reskrim Lhokseumawe ke Kapolres Lhokseumawe itu menerangkan, kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang bertanggungjawab atas penculikan bersenjata terhadap Maimun Darwis di Ulee Blang Mane, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe pada Rabu (9/9/2020) sore.

Informasi itu dibenarkan Direskrimum Polda Aceh Kombes Pol Sony Sanjaya kepada anteroaceh.com, Kamis (17/9/2020). Namun perwira tersebut belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut karena masih dilakukan pengembangan dilapangan oleh tim gabungan.

“Benar informasi yang beredar itu, sudah empat tersangka yang ditangkap. Dan saat ini masih dilakukan pengembangan,” terang Sony singkat.

Berdasarkan laporan tersebut, pada  Selasa (15/9/2020)  petugas melakukan pengembangan setelah menangkap MJ. Kemudian pada pukul 18.30 WIB tim berhasil menangkap AU alias AR di rumahnya di Gampong Balee Panah, Kecamatan Juli, Bireuen.

Setelah dilakukan pengembangan, sehari kemudian tim berhasil menangkap IS didepan Kantor Bank Aceh di Bireuen sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu IS  baru kembali dari  mengantar korban penculikan ke rumahnya  di Gampong Ulee Blang Mane, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe,  bersama dengan pelaku bersandi  Kopasus.

Ternyata korban diantar oleh kedua pelaku dari Banda Aceh ke Lhokseumawe menggunakan angkutan umum L-300. Setelah mengantar korban, kedua tersangka naik angkutan umum Bus Simpati ke Kota Lhoksukon, Aceh Utara. Selanjutnya tersangka IS kembali ke Birueun, namun saat hendak pulang ke Pidie Jaya, ia ditangkap petugas.

Kemudian petugas melakukan pengembangan kembali dan akhirnya berhasil menyita dua unit senjata api dari pelaku AU, yaitu 1 pucuk AK-56 dengan 24 butir amunisi dan 1 pucuk pistol merek SIG SAUER dengan lima butir peluru.

Komentar

Loading...