Pemusnahan Barang Bukti Sabu, Ganja dan Rokok Ilegal Jadi Tugas Terkahir Kajari Abdya

Pemusnahan Barang Bukti Sabu, Ganja dan Rokok Ilegal Jadi Tugas Terkahir Kajari Abdya
Pemusnahan pemusnahan barang bukti (BB) yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkracht) periode September 2018 sampai September 2019, dihalaman kantor Kejaksaan setempat, Jln Bukit Hijau, Kecamatan Blangpidie. Foto: Ilyas

BLANGPIDIE, ANTEROACEH.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Barat Daya (Abdya) memusnahkan barang bukti perkara sepanjang periode September 2018 sampai September 2019, Senin (14/10/2019) di halaman kantor Kejaksaan, jalan Bukit Hijau, Kecamatan Blangpidie.

Barang bukti yang dimusnahkan merupakan barang bukti kasus yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap (Inkracht).

Barang bukti itu terdiri dari 40 perkara yakni perkara narkotika jenis sabu sebanyak 17 perkara, perkara narkotika jenis ganja 22 perkara dan perkara rokok ilegal jenis Luffman sebanyak 1 perkara.

Kajari Abdya, Abdul Kadir, SH, MH dalam kesempatan itu merincikan, adapun berat barang bukti, Ganja seberat 10,45 kg dan sabu seberat 30,25 gram, dengan tindak pidana pasal 144 ayat (1) Undang-Undanng Republik Indonesia (RI) No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana mati. 

Kemudian, barang bukti rokok ilegal jenis Luffman sebanyak 627 slop, dengan tindak pidana pasal 199 ayat (1) huruf a Juntho pasal 114 UU RI Nomor. 36 Tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman maksimal 6 tahun penjara. 

"Pemusnahan barang bukti yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap ini merupakan tugas terkahir saya, karena saat ini saya sudah dimutasikan ke daerah lain," ungkap Abdul Kadir. 

Ia menjelaskan, masalah terbesar yang saat ini terjadi di Abdya adalah narkotika. Oleh karena itu dirinya sangat berterimakasih kepada media dan insan pers yang sangat berperan dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat terkait pelanggaran hukum yang terjadi di Abdya dengan harapan menyajikan pemberitaan yang positif.

"Saya juga berharap kedepan komunikasi dan koordinasi yang baik antara instansi di Kabupaten Abdya tetap terjalin dengan baik dengan saya," pungkasnya. 

Sementara itu, Ketua Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Abdya, dalam hal ini Wabup Abdya, Muslizar MT menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak kepolisian yang telah bekerja keras dalam melakukan tindakan terhadap pelanggar hukum khususnya pemberantasan narkoba di Abdya.

"Saya juga sangat mengharapkan kedepan semoga pemusnahan barang bukti narkoba tidak ada lagi yang artinya kabupaten Abdya bisa terbebas dari narkoba," jelasnya. 

Dalam kesempatan itu, Muslizar juga meminta kepada rekan media dan insan pers untuk selalu mempublikasikan segala kegiatan di Abdya baik positif maupun negatif.

"Ini semua kita jadikan sebagai bentuk pengawasan terhadap kinerja Pemkab Abdya, jika yang baik akan kami jadikan motivasi kedepan yang lebih bagus. Namun jika itu negatif akan kami jadikan sebagai referensi kedepan agar lebih baik lagi," pungkasnya. 

Amatan ANTEROACEH.com, dalam pemusnahan barang bukti tersebut turut dihadiri Kapolres Abdya, AKBP Moch Basori SIK, Dandim 0110/Abdya, Letkol Czi M. Ridha Has, ST MT, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Blangpidie, Zulkarnain, SH. MH, Sekda Abdya, Drs. Thamrin, Ketua MPU Abdya, Tgk. Muhammad Dahlan, dan para tamu undangan lainnya.

Komentar

Loading...