Pemko Lhokseumawe Potong Gaji Guru  1 Persen  untuk BPJS

Pemko Lhokseumawe Potong Gaji Guru  1 Persen  untuk BPJS
Ilustrasi.

LHOKSEUMAWE, ANTEROACEH.com - Pemerintah Kota Lhokseumawe memotong gaji para ASN di jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat, masing-masing 1 persen untuk iuran kepesertaan BPJS Kesehatan . 

Pemotongan itu dilakukan pada pos upah Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan Tambahan Penghasilan (Tamsil), dimulai untuk iuran Januari  hingga Maret 2021.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe Ibrahim, Rabu (21/4/2021) menjelaskan kebijakan pemotongan itu sesuai surat edaran Mendagri  nomor: 900/471/SJ tentang  pemotongan iuran jaminan kesehatan bagi pekerja penerima upah pemerintah daerah.

Ibrahim menerangkan, setiap ASN dipotong 5 persen  untuk kepesertaan BPJS Kesehatan. 4 persen  ditanggung oleh pemerintah sedangkan 1 persen dibebankan di TPG atau Tamsil ASN.

“Pemotongan ini berlaku untuk seluruh daerah di Indonesia, untuk lingkungan Dinas P dan K Kota Lhokseumawe baru dirapatkan tadi dengan kepala sekolah. Tujuannya  agar tidak terjadi kesalah pahaman dari para guru bila nantinya TPG nya dipotong 1 persen,” jelas Ibrahim.

Sebenarnya lanjut Ibrahim pihak BPJS sudah mendesak untuk pembayaran iuran dilakukan sejak Januari lalu, namun baru bisa direalisasikan dalam waktu dekat berhubung pemko baru menerima surat edaran Mendagri.

Menurutnya pertemuan dengan kepala sekolah dasar dan menengah pertama se kota Lhokseumawe dilakukan di komplek perumahan Perta Arun Gas di bekas Komplek PT Arun, Batuphat, Muara Satu.  

“Pertemuan tadi juga bagian dari sosialisasi tentang hal itu kepada para kepala sekolah agar bisa diteruskan ke para guru dan ASN di lingkungan sekolah, karena ini kebijakan ini berdasarkan kebijakan pemerintah pusat,” pungkasnya.

Komentar

Loading...