Pemko Banda Aceh Sanksi ASN dan Tenaga Kontrak Bermain Game Online

Pemko Banda Aceh Sanksi ASN dan Tenaga Kontrak Bermain Game Online

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com - Pemerintah Kota Banda Aceh akan memberikan sanksi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga kontrak yang terbukti bermain game online.

Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman melalui Kabag Humas, Said Fauzan  mengatakan pembarian sanksi tersebut diatur dalam surat bernomor 800/268 tertanggal 29 Desember 2020, ditanda tangani oleh Plt. Sekretaris Daerah (Sekda), Muzakkir.

"Iya, suratnya benar adanya" ungkap Said Fauzan saat dikonfirmasi, Rabu (30/12/2020).

Said menambahkan, surat tersebut disiapkan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Banda Aceh dan meminta untuk konfirmasi langsung ke dinas terkait.

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa  permainan game online berdampak pada menurunnya produktivitas kerja, terganggunya proses pelayanan kepada masyarakat, serta perilaku tersebut bertentangan dengan syariat Islam dalam hal penggunaan waktu yang sia-sia.

Oleh sebab itu, Pemko meminta disampaikan untuk para Kepala Organisasi Perangkat Daerah ( OPD) agar melarang ASN dan tenaga kontrak bermain game online dan bagi yang sudah menginstal aplikasi game online agar segera menghapusnya.

"Apabila ASN melanggar akan dikenakan hukuman sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin PNS, sedangkan untuk tenaga kontrak akan ditinjau ulang  perpanjangan kontrak perjanjian kerja,"  isi surat tersebut. 

Komentar

Loading...