Update COVID-19 Aceh

0 ODP
0 PDP
0 Positif
0 Meninggal
0 Sembuh

-

Sumber: -

Pemerintah Harus Tampung Pengungsi Rohingya, PMI Lhokseumawe Siap Membantu

Pemerintah Harus Tampung Pengungsi Rohingya, PMI Lhokseumawe Siap Membantu
WNA Rohingya yang terdampar di perairan Aceh Utara

LHOKSEUMAWE, ANTEROACEH.com - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Lhokseumawe mendesak pemerintah Aceh, Aceh Utara  dan pemegang kebijakan  lainnnya untuk tetap menampung 94  pengungsi etnis Rohingya yang saat ini masih terkatung-katung di kawasan pantai Lancok, Kecamatan Syamtarila Aron, Aceh Utara.

Ketua PMI Lhokseumawe, Junaidi Yahya menyebutkan kebijakan tersebut harus segera diambil atas nama kemanusian, apalagi etnis Rohingya adalah suku minoritas korban perang dan kekerasan di Myanmar harus mendapatkan perlindungan dari seluruh bangsa di dunia ini.

Ditambah lagi dari 94 pengungsi  itu sebagian besar adalah anak-anak dibawah umur yang tidak mengerti apa-apa dan juga wanita. Mereka berada di tengah laut bukan untuk mencari kesenangan, namun ikut keluarga menghindar dari konflik di negerinya.

“Pemerintah Aceh, Aceh Utara dan seluruh pejabat pemegang kebijakan di Aceh harus segera menampung mereka untuk sementara, ini atas nama kemanusian dan tanggungjawab kita sebagai bangsa yang selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusian, ” tegas Junaidi Yahya.

Junaidi juga mengatakan, tidak ada alasan menolak mereka mendarat, apalagi hanya sebatas persoalan pandemi Covid -19 atau perkara tidak ada anggaran, karena PMI siap membantu pemerintah menangani persoalan itu.  ia meyakini seluruh masyarakat Aceh juga akan ikut membantu.

“Sejarah mencatat konflik Aceh menciptakan pengungsi yang mencari suaka ke negeri seberang,    terkatung-katung dilaut dan akhirnya dibantu oleh banyak negara. Ini titik balik bahwa bangsa ini harus membantu mereka yang membutuhkan pertolongan,” jelasnya lagi.

Ia berharap, Pemerintah Aceh membatalkan  kebijakan untuk menggiring kembali pengungsi itu ke laut. Langkah yang harus diambil adalah  segera menyiapkan penampungan sementara  dan PMI akan mengerahkan seluruh daya untuk membantu.

Hal senada juga dikatakan Abdul Rafar, relawan dari lembaga PSM Peduli ini mendesak pemerintah segera mendaratkan pengungsi ke darat sebagai langkah awal menyelamatkan nyawa etnis Rohingya yang sudah lama terkatung-katung di laut.

“Permintaan kami ini atas dasar kemanusiaan, tugas kita adalah menyelamatkan nyawa mereka, apalagi banyak anak-anak di dalam kapal itu. jangan sampai kita yang selama ini dianggap bangsa mulia dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusian malah menolak mereka yang meminta pertolongan,” pungkasnya.

Komentar

Loading...