Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Pemerintah Aceh Terus Optimalkan Realisasi APBA 2019

Pemerintah Aceh Terus Optimalkan Realisasi APBA 2019
?????

BANDA ACEH, ANTEROACEH.comÔÇô Pemerintah Aceh terus bekerja merealisasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) tahun 2019 secara optimal, termasukrealisasi dana Hibah dan Bansos.

Penjelasan tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh Bustami selaku Sekretaris Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA), kepada awak media di Media Center Humas Setda Aceh, Rabu (24/7/2019)

"Jadi, tidak semua alokasi dana hibah dan Bansos yang sebesar Rp 1,857 triliun itu tidak dapat direalisasikan, sebagaimanayang disampaikan olehbanyak pihak belakangan ini tapisedang berproses,"ujar Bustami.

Dalam kesempatan tersebut, Bustami juga menjelaskan, bahwa besaran dana Hibah dan Bansos dalam APBA 2019 bukan Rp2 triliun, seperti diberitakanberbagaimedia massabelakangan ini, melainkan Rp1,857 triliun.

Dana tersebut, sambung Bustami,dialokasikan dalam DPA 18Satuan Kerja Perangkat Acehplus BPKA sesuai peruntukan dan karakteristik penerima manfaat.

"Sebagai contoh, programpembangunan 5.969 unit rumah layak huni di Dinas Perkim, yang saat ini telahmasukpada tahap penetapan hasil pemilihan penyedia melalui mekanisme e-katalog, selanjutnya akan masuk pada tahapikatan kontrak fisik pekerjaan," kata Bustami.

Untuk diketahui bersama, dana hibah bansos sebesarRp1,857 triliunitu tersebaranpada Dinas PerkimsebesarRp970 miliar, Dinas Pendidikan Dayah sekitar Rp481 miliar, Dinas Pengairan Rp128 miliar, Dispora sekitar Rp39 miliar, Dinas Perikanan dan Kelautan Rp17,8 miliar dan Dinas PUPRsenilaiRp15 miliar.

"Dari alokasi danaHibah dan BansossenilaiRp1,857 triliunitu,sebesarRp695,3 miliar telah dan sedangdalamproses realisasi, karena sudah diterbitkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Aceh, seperti pada Dinas Pendidikan, Dinas Perkim, Dinas Arpus, dan MAA. Sedangkan sisanyasekitar Rp1,2 triliun,akan dilengkapi persyaratan dokumennya dan diusulkan kembali dalam Rencana APBA Perubahan 2019,"sambung Bustami.

Azhari, selaku Kepala Bappeda Aceh yang turut hadir dalam konferensi pers tersebut menambahkan, penyebab belum diterbitkannyaSK Gubernur Aceh tentang dana Hibah dan Bansos untuk kegiatan tertentu pada suatu SKPA,disebabkankarena belummemenuhisyarat.

"Pedoman pemberian dana Hibah dan Bansosdiatur dalam Pasal 9 Permendagri Nomor 32 Tahun 2011 yang telah diubah beberapa kali,terakhir diubah dengan Permendagri Nomor 123 Tahun 2018,tentang Perubahan Keempat Permendagri Nomor 13 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah danBansosyang bersumber dari APBD."

"Pemberian Hibah dan Bansos juga diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Acehnomor 92 tahun 2016 yang terakhir diubah dengan Pergub nomor 115 tahun 2018 tentang Pedoman Belanja Hibah dan Belanja Bantuan Sosial dari APBA. jika semua syarat telah terpenuhi, maka SK Pergub tentu akan diterbitkan,"kata Azhari.

Azhari merincikan, syarat-syarat yangharus dipenuhi yaitu proposal dari Pengusul kepada Kepala Daerah,evaluasi oleh SKPA,rekomendasi SKPA kepada TAPA, danPertimbanganTAPA.

"TAPA tidak dapat mempertimbangkan suatu bantuanHibah dan Bansos apabila tidak melalui tahapan sebelumnya. Hal ini juga diatur dalam Qanun Aceh Nomor 1 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Keuangan Aceh," sambung Azhari.

Dalam kesempatan tersebut, Plh Sekretaris Daerah Aceh Taqwallah menegaskan, bahwa seluruhalokasi anggaran kegiatan yang telah disahkan dalam APBA Tahun 2019 akan direalisasikan secara optimal hingga akhir tahun anggaran 2019.

"Pemerintah Aceh bersama perangkatnya terus bekerja sekuat tenaga untuk merealisasikan seluruh alokasi anggaran yang telah dianggarkan dalam APBA tahun 2019, demi memberikanmanfaatyang sebesar-besarnya kepada masyarakat Aceh," pungkas Taqwallah.

Komentar

Loading...