Pembunuh Pedagang Payabakong Divonis Penjara Seumur Hidup 

Pembunuh Pedagang Payabakong Divonis Penjara Seumur Hidup 
Terpidana Udin Potong dan Achsanal Bahri hadir di persidangan putusan kasus pembunuhan pedagang asal Aceh Utara di PN Simpang Tiga Redelong, Bener Meriah

REDELONG - Majelis hakim Pengadilan Negeri Simpang Tiga Redelong, Bener Meriah, Kamis (18/11/2021) memvonis penjara seumur hidup kepada Jamaluddin alias Udin Potong (49)  dalam sidang perkara pembunuhan terhadap seorang pedagang kelililing bernama Hanafiah asal Paya Bakong, Aceh Utara.

Pada kesemapatan sama, majelis hakim juga menghukum rekan Udin Potong yaitu Achsanal Bahri (40) 14 tahun penjara, pria asal Kota Langsa tersebut ikut membantu membunuh korban atas perintah Udin Potong.

Kasi Intel Intel Kejaksaan Negeri Bener Meriah, Ully Fadil menyampaikan untuk para terdakwa terbukti melanggar pasal 340 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana. Kemudian ketua majelis hakim Beny Kriswardana memvonis hukuman penjara seumur hidup kepada Udin Potong dan hukuman penjara selama 14 tahun kepada rekannya Achsanal Bahri.

Katanya, hakim menyatakan Udin Potong bersalah telah melakukan pembunuhan dengan cara memukul korban pada bagian kepala sebelah kiri satu kali hingga korban tersungkur. Kemudian pelaku Achsanal Bahri memukul pada bagian tengkuk dengan sebatang besi sebanyak dua kali. Selanjutnya besi itu diserahkan kepada Udin Potong dan kembali memukul korban hingga mengeluarkan darah.
  
Setelah memastikan korban tidak lagi bergerak atau sudah meninggal dunia, Udin Potong menyuruh Achsanal memeriksa uang yang pada korban. Selain mengambil uang, pelaku juga mengambil Hp Samsung putih milik korban dan diserahkan kepada Udin Potong.

Selanjutnya jasad korban dibuang ke jurang dengan lori yang ada di lokasi kebun milik Udin Potong di Dusun Blang Trujak, Kampung Tembolon, Kecamatan Syiah Utama, Bener Meriah. 

Setelah hakim menyampaikan amar putusan, pengacara kedua terpidana Tarmizi Taher, SH menyampaikan pikir-pikir dulu untuk mengambil langkah hukum selanjutnya atas putusan tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Hanafiah Amin (47) pedagang asal Gampong Tunong Krueng, Kecamatan Payabakong, Aceh Utara ditemukan tak bernyawa  di dasar jurang Dusun Trujak, Kampung Tembolon, Kecamatan Syiah Utama Bener Meriah pada Rabu 17 Februari lalu.

Jasad korban ditemukan dalam  kondisi terbakar dan sebagian tubuh tidak utuh.  Ternyata korban dibunuh oleh Jamaluddin alias Udin Potong warga sekitar bersama temannya Achsanal Bahri warga asal Kota Langsa, pada 10 Februari  2021.  Aksi itu juga dibantu oleh dua wanita yang juga rekan  Jamaluddin, masing-masing Fatimah (28) asal Peudawa Aceh Timur dan Noni (40) asal Birem Bayeum, Aceh Timur.

Kedua wanita ikut bersekongkol dengan dua pelaku lainnya, dan diperintahkan untuk merayu korban agar dating ke lokasi kebun milik Udin Potong yang menjadi lokasi eksekusi.

Komentar

Loading...