Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Pelaku Pembacokan di Lambaro  Menyerahkan Diri  

Pelaku Pembacokan di Lambaro  Menyerahkan Diri  

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com - AM (40) pelaku pembacokan yang terjadi di Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya beberpa hari lalu akhirnya menyerahkan diri.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Trisno Riyanto mengatakan,  tersangka AM  menyerahkan diri ke Polsek Ingin Jaya pada Selasa 17 November 2020 sekira pukul 18.00 WIB,  dan setelahnya pihak kepolisian setempat langsung  membawa pelaku ke Mapolresta Banda Aceh.

“Atas kesadaran dan keinginan tersangka sendiri, AM keluar dari tempat persembunyiannya di daerah pengunungan Gle Ampee Awe Kecamatan Montasik, Aceh Besar. Sebelum menyerahkan diri tersangka AM di izinkan untuk menjumpai keluarga dan perangkat desa terlebih dahulu agar didampingi saat meyerahkan diri,” ujarnya dalam konferensi pers yang di gelar di Mapolresta, Kamis (19/11/2020).

Trisno menjelaskan pembacokan terhadap KH (42) motifnya lantaran sakit hati. Tersangka AM menduga istrinya yang berinisial ST telah berselingkuh dengan korban KH, pelaku sudah curiga terhadap istrinya, saat  meminta izin keluar rumah pada Kamis 12 November 2020 lalu dengan alasan ingin pergi ke daerah Aneuk Galong.

Namun sang isteri tidak mengetahui bahwa dirinya sedang dibuntuti oleh AM. dari sinilah mula pelaku mengetahui bahwa istrinya bukan ke Aneuk Galong, melainkan hendak bertemu dengan korban KH di sekitaran Lambaro.

“Istri pelaku diantar oleh temannya saat itu, selepas tiba di lokasi tepatnya di depan BRI Lambaro, ternyata istri pelaku bertemu dengan korban di sana, istri pelaku dan kawannya tadi langsung naik ke dalam mobil panther milik korban, dari sanalah rasa curiga pelaku terhadap korban semakin tinggi,” terangnya.

Tak lama kemudian, pelaku langsung mendatangi dan memecahkan kaca mobil sisi kanan milik korban dengan parang yang dibawanya.

Korban pun sempat keluar dari mobilnya saat kejadian itu, kesempatan itulah yang dimanfaatkan pelaku untuk membacok korban berkali-kali, hingga melukai tubuh pada bagian tangan sebelah kiri, luka di telapak tangan kanan, luka dikaki sebelah kiri, luka diperut sebelah kanan dan luka dibahu sebelah kiri.

Karena mengalami luka yang sangat serius, korban akhirnya meninggal dunia dalam perawatan medis di rumah sakit.

“Tersangka AM dijerat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 355 Ayat 2 KUHP Yo Pasal 353 KUHP ayat 3 dengan ancaman hukuman 15 tahun kurungan penjara,” pungkas Trisno.

iklan grapela dan tangga seribu
Iklan Batu Berlayar dan masjid tuo

Komentar

Loading...