Pasien Lahiran dalam Pembalut Ancam Lapor ke  Ombusman, RSUD Pidie Jaya Minta Maaf 

Pasien Lahiran dalam Pembalut Ancam Lapor ke  Ombusman, RSUD Pidie Jaya Minta Maaf 
Pihak RSUD Pidie Jaya temui pasien melahirkan dalam pembalut di rumahnya di Gampong Keurisi Meunasah Leung.

MEUREUDU, ANTEROACEH.com - Pihak keluarga Raudhatul Jannah wanita muda yang melahirkan di dalam pembalut di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pidie Jaya beberapa hari lalu  akan mengadukan manajemen rumah sakit  ke Ombudsman Aceh.

“Kami akan adukan soal layanan buruk manajemen RSUD Pidie Jaya ke Ombudsman Aceh, adik saya melahirkan tanpa dilayani petugas medis sampai dia melahirkan didalam pembalut,” ungkap Ridwan, abang kandung pasien kepada anteroaceh.com, Senin (19/4/2021).

Ridwan juga menyebutkan perkara itu akan diadukan dalam waktu dekat dan   keluarganya sudah meminta advokasi dari lembaga perlindungan ibu dan anak. Kemudian dia  berharap perkara yang menimpa adiknya tersebut tidak terjadi terhadap pasien lainnya. 

“Kami dan keluarga sangat berharap ini dijadikan pelajaran agar tidak ada lagi pasien melahirkan tanpa layanan medis memadai di rumah sakit tersebut,” katanya lagi.

Ia juga menyampaikan pada Minggu lalu, pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pidie Jaya akhirnya menemui Raudhatul Jannah dan bayinya di Gampong  Keurisi Meunasah Lueng, Kecamatan Jangka Buya untuk meminta maaf sekaligus mengaklarifikasi insiden tersebut.

Pihak RSUD Pidie Jaya yang datang  adalah Kepala bidang Kebidanan Hj Radiah, Kepala Ruangan Cut Hj Faridah, tenaga medis  Nurul Chamisa, Elisa Novita, Mulyana Nurul dan Isma Fhona. Pada saat bersamaan hadir juga  pihak Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A)  Pidie Jaya Nyak Malik Wina.

“Dalam pertemuan itu pihak RSUD mengaku khilaf dan meminta maaf kepada adik saya dan keluarga, kata mereka saat adik saya melahirkan  petugas medis ketiduran karena lelah. Menurut mereka itu hal wajar karena manusia ada silapnya, rasa malas dan rajin. Itu diungkap oleh ibu Radiah,” ucapnya.

Sebelum pergi, lanjut Ridwan pihak rumah sakit dan keluarganya saling berpelukan dan bersalaman. Kemudian menyerahkan sedikit biaya bantuan untuk adik dan bayinya.

Sebelumnya diberitakan, Raudhatul Jannah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pidie Jaya, Jumat (16/4/2021) dini hari karena hendak melahirkan, namun sayangnya ibu muda itu  melahirkan bayinya saat masih memakai pembalut.

Keluarga pasien menyesalkan kejadian itu, karena tidak ada petugas medis saat pasien melahirkan. Saat awal masuk ke rumah sakit tersebut perawat menyarankan agar pasien  memasang pembalut karena air ketuban sudah pecah.

Komentar

Loading...