Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Pasien HD Terharu Hadiri Kegiatan Sambung Rasa BPJS Kesehatan

Pasien HD Terharu Hadiri Kegiatan Sambung Rasa BPJS Kesehatan

TAPAKTUAN, ANTEROACEH.com – Dalam rangka HUT BPJS Kesehatan ke 52, BPJS Kesehatan Cabang Tapaktuan menggelar kegiatan sambung rasa dengan peserta pengguna layanan cuci darah atau hemodialisa (HD) di Kabupaten Aceh Selatan. Kegiatan dilaksanakan di aula RSUD dr. H. Yulidin Away Tapaktuan pada Jumat (24/7/2020).

Selain untuk bertukar cerita, kegiatan sambung rasa ini dimanfaatkan BPJS Kesehatan untuk menyampaikan materi terkait update regulasi Program JKN-KIS dan juga kemudahan-kemudahan yang akan didapatkan oleh peserta JKN-KIS atas inovasi yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan.

“Salah satu yang menjadi hak dari peserta JKN-KIS adalah mendapatkan informasi, terlebih untuk saat ini banyak kebijakan terbaru yang mungkin belum diketahui secara menyeluruh oleh peserta, seperti informasi iuran, alur pelayanan, serta kanal layanan BPJS Kesehatan seperti Mobile JKN, CIKA, VIKA, dan lain sebagainya,” ungkap Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Tapaktuan, Abdurrahman.

Kegiatan sambung rasa merupakan wadah bagi sesama pasien untuk saling bertukar informasi serta pengalaman dalam menghadapi penyakit gagal ginjal dan pengalaman mereka dalam menjalani proses cuci darah.

Ernawati (57) yang beralamat di Kecamatan Samadua, merupakan salah satu pasien HD di RSUD dr. H. Yulidin Away Tapaktuan yang telah merasakan pelayanan HD sejak tahun 2019. Ia mengekspresikan rasa harunya saat diundang dalam kegiatan sambung rasa yang dilaksanakan oleh BPJS Kesehatan.

Saya teharu ketika diberikan undangan oleh petugas rumah sakit untuk hadir dalam kegiatan Sambung Rasa ini, sehingga kami para pasien HD dapat berbagi cerita kepada BPJS Kesehatan yang telah mengelola Program JKN-KIS.

“Sebagai peserta JKN-KIS, terus terang saya cukup terbantu dengan adanya Program JKN-KIS ini terutama secara keuangan. Saya sejak tahun 1982 telah mengidap Hipertensi, dan rutin berobat  sebagai pasien umum. Sejak adanya program JKN-KIS ini saya langsung segera mendaftarkan diri dan keluarga sebagai peserta dan telah begitu banyak manfaat yang saya rasakan sampai saat ini,” jelas Ernawati.

Komentar

Loading...