Pasien di RSJ Aceh Bukan Asep

Pasien di RSJ Aceh Bukan Asep

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com – Setelah melakukan serangkaian tes pasien di rumah sakit jiwa (RSJ) Aceh dipastikan bukan anggota Brimob, Asep yang dilaporkan hilang saat tsunami melanda Aceh tahun 2004 silam.

Hasil tes DNA dipastikan pria yang memiliki kesamaan ciri fisik itu bukan Bharaka Asep.

"Kesimpulannya, setelah dilakukan pemeriksaan melalui garis keturunan ayah maupun ibu, yang diduga Asep tidak satu garis keturunan, baik dari ayah dan maupun ibu yang kita ambil darahnya," kata Kasubiddokpol Biddokes Polda Lampung, AKBP Legowo Hamijaya, Rabu (16/6/2021).

Dilansir detikcom, Legowo mengatakan, pencocokan DNA adalah langkah paling akurat dalam memastikan garis hubungan darah. 

Setelah mendapat kabar adanya seorang pria yang diduga Asep di RSJ Aceh, polisi mengambil sampel DNA keluarga Asep yang ada di Lampung untuk memastikan keakuratan inforamasi tersebut.

"DNA keakuratan tertinggi, (persentase akurasinya) 99,9999999999%. Tak perlu lagi gigi dan sidik jari," tambah Legowo.

Setelah hasil tes DNA keluar, polisi memastikan pasien RSJ bernama Zainal itu dipastikan bukan Asep.

Polisi juga telah menyerahkan hasi tes DNA itu kepada keluarga Asep di Lampung.

"Garis keturunan terhadap pihak ayah dan pihak ibu, sang terduga Asep itu tidak memiliki kecocokan atau satu garis keturunan dari garis bapak maupun ibu. Artinya tidak match. Jadi itu bukan Asep dari bapak atau ibu," katanya.

Sebelumnya, beredar video seorang pria yang mengira seorang pasien RSJ di Aceh sebagai Bharaka Asep. Sebelum melakukan tes DNA, polisi meminta keterangan dari pihak keluarga Bharaka Asep.

Pihak keluarga menemukan sejumlah ciri-ciri pada pasien RSJ Aceh yang kerap dipanggil Zainal.

Adik kandung Bharaka Asep yang berada di Lampung sempat mengatakan anggota Brimob itu memiliki sejumlah kemiripan ciri-ciri, seperti luka di pelipis kanan, lesung pipit, serta tanda khusus di telinga.

Komentar

Loading...