Pasangan Homoseksual Dicambuk di Banda Aceh

Pasangan Homoseksual Dicambuk di Banda Aceh

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com - Pasangan liwath (Homoseksual) dan empat pelanggar syariah lainnya dijatuhi hukuman cambuk di Taman Sari, Kota Banda Aceh, Kamis (28/1/2021) pagi sekitar pukul 11.00 WIB.

Adapun kedua pasangan liwath tersebut berinisial T. Alvisyahrin warga Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh dan Mukhtaruddin warga Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat. Keduanya terbukti melanggar Pasal 63 Ayat (1) Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat dengan hukuman cambuk sebanyak 77 kali.

Kemudian keempat pelanggar lainnya yaitu, terdiri dari dua pelaku ikhtilath (bermesraan dengan pasangan tidak sah)  yaitu laki-laki berinisial Riki Maulana warga Kecamatan Langsa Baro, Langsa dan perempuan berinisial Rizka Ulfa warga Kecamatan Gandapura, Bireuen. Keduanya terbukti melanggar Pasal 25 ayat (1) dengan hukuman cambuk sebanyak 17 kali.

Dua pelanggar lainnya, terbukti melanggar pasal 15 ayat (1) tentang khamar yaitu Ramadhan Dwi Cahyo warga Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh dan Indra Sahputra warga Kecamatan Meureubo, Aceh Barat dengan hukuman cambuk sebanyak 40 kali cambuk.

Pantauan anteroaceh.com di lokasi, proses cambuk tersebut berlangsung kondusif walaupun sempat salah seorang keluarga terpidana liwath pingsan usai menyaksikan terpidana dicambuk algojo.

Komentar

Loading...