Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Panitia Turnamen PUBG Aceh Barat : Fatwa Haram Keluar 2 Hari Jelang Hari H

Panitia Turnamen PUBG Aceh Barat : Fatwa Haram Keluar 2 Hari Jelang Hari H
Sejumlah peserta mengikuti perlombaan game Player Unknown's Battle Grounds (PUBG) di Meulaboh, Aceh Barat, Sabtu (22/6/2019). Meskipun Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh telah mengeluarkan fatwa mengharamkan permainan game PUBG dan sejenisnya melalui sidang paripurna ulama III, namun sebagian Kabupaten/Kota di Aceh masih menggelar perlombaan game tersebut. (Antara Aceh/Syifa Yulinnas)

BANDA ACEH, ANTEROACEH.com ÔÇô Ketua Panitia turnamen terbuka PUBG di Kabupaten Aceh Barat, Rico Maharsi mengatakan, fatwa haram game PUBG dikeluarkan MPU Aceh dua hari menjelang hari H open turnamen di Aceh Barat sehingga panitia tidak mungkin membatalkan even tersebut.

Baca :Ternyata Turnamen PUBG Juga Sedang Berlangsung di Aceh Barat

"Yang jelas kegiatan kita ini sudah kita sebar jauh sebelum fatwa MPU ditetapkan, sedangakan fatwa keluar H-2," ungkap Rico Maharsi. Minggu (22/6/2019) dinihari.

Namun ia tidak ingin berspekulasi terkait adanya fatwa haram game PUBG di Aceh, "Terkait fatwa MPU saya no coment."

Baca juga :Pemko Langsa Akan Berlakukan Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG

Untuk diketahui sepanjang akhir pekan ini, Sabtu-Minggu (21-22/6/2019) sedang berlangsung turnamen terbuka PUBG yang digelar di Raglan Coffee, jalan Iskandar Muda, Gampong Kuta Padang, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat.

Kegiatn itu memperebutkan hadiah Rp 15 juta dan diikuti 77 tim yang bertanding.

Turnamen itu menjadi perhatian publik karena dua hari sebelumnya atau 19 Juni MPU Aceh baru saja mengeluarkan fatwa haram game PUBG dan sejenisnya.

Komentar

Loading...