Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Palsukan Bukti Transfer Pembayaran iPhone 11, Pria Meulaboh Ditangkap Polisi  

Palsukan Bukti Transfer Pembayaran iPhone 11, Pria Meulaboh Ditangkap Polisi  

BANDA ACEH, ANTEROACEH. com - Satreskrim Polresta Banda Aceh menangkap RF (28) warga Meulaboh atas dugaan tindak pidana penipuan dengan cara memalsukan bukti pembayaran.

RF diamankan di rumah keluarganya yang terletak di kawasan Ujung Kalak, Meulaboh, Selasa (29/12/2020) dini hari.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH melalui Kasatreskrim AKP M. Ryan Citra Yudha, Sabtu (2/1/2021) mengatakan, tindak penipuan bermula saat RF ingin memesan iPhone 11 secara online di toko ponsel milik Hamdani (35).

Berdasarkan kesepakatan, penjual akan mengirimkan hanphone ke RF melalui salah satu jasa pengiriman setelah bukti transfer uang diterima.

"Keesokan harinya, RF mengirimkan bukti pengiriman yang sudah dipalsukan  kepada pihak toko dan penjual pun mengirimkan satu unit handphone Iphone 11 128 GB melalui jasa pengiriman di Banda Aceh" ucap AKP M. Ryan Citra Yudha didampingi Kanittidik 3 Ipda Subihan Afuan Ardhi.

Setelah pelaku mendapatkan pesan bahwa iPhone 11 itu telah dikirimkan melalui jasa pengiriman, ia kemudian memesan ojek online untuk mengambil barangnya  seraya membatalkan pengiriman tersebut secara tiba-tiba.

"RF meminta barangnya diantarkan  ke salah satu restauran yang ada di kawasan Peunayong, dimana ia telah menunggu di sana," tambahnya.

Setelah barang diterima,  RF langsung pulang ke Meulaboh, dan sekitar sepekan kemudian  ia menghubungi seorang mahasiswa asal Nagan Raya untuk menawarkan handphone tersebut dengan kesepakatan harga Rp. 11 juta yang ditransfer melalui salah satu rekening atas nama Yogi Gitra.

Sementara itu Hamdani karena merasa ditipu membuat laporan kepolisian, dan akhirnya dari hasil penyelidikan  selama hampir satu bulan polisi berhasil mengamankan RF dikediamannya.

Kasat reskrim menambahkan, untuk memuluskan aksinya, tersangka membuat KTP dan SIM palsu atas nama orang lain yang diperoleh dari Google.

"Pelaku juga melakukan editing terhadap fotonya agar para korban tergiur atau percaya dan pelaku juga membuka rekening baru Bank Mandiri Syariah," sebut AKP M.Ryan.

Saat ini, pelaku berikut barang bukti berupa handphone Iphone 11 Pro 64 dan handphone Iphone XS 264 GB sudah diamankan di Mapolresta Banda Aceh untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

"RF saat ini mendekam di sel tahanan Polresta Banda Aceh dan dijerat dengan Pasal pasal 378 jo 65 KUHP dengan ancaman hukuman penjara empat tahun penjara," pungkas Kasatreskrim Polresta Banda Aceh, AKP M. Ryan Citra Yudha.

Komentar

Loading...