Pak Amin, Jangan Tinggalkan Kami

Pak Amin, Jangan Tinggalkan Kami

“Pak Amin, jangan tinggalkan kami” itulah sepenggel kalimat yang diucapkan salah seorang penelpon saat dialog interaktif dalam acara Wali Kota Banda Aceh menjawab pada 20 Februari lalu dengan tema Pemberdayaan UMKM di Kota Banda Aceh.

Zainuddin warga Lhambuk itu berharap Aminullah kembali maju dalam kontestasi Pemilihan Wali Kota Banda Aceh pada 2022 mendatang. "Saya berharap demi kemajuan UMKM di Banda Aceh bapak tetap di Banda Aceh sampai sepuluh tahun setelah itu baru jadi Gubernur."

Ya, memang belakangan nama Aminullah Usman muncul di sejumlah survey calon Gubernur 2022 mendatang ada yang menempatkan Aminullah sebagai Aceh 2 ada pula survey yang memposisikan Bang Carlos ini sebagai kandidat Aceh 1.

Kepemipinannya selama mengayomi Kota Banda Aceh dinilai berhasil membawa ribuan pelaku UMKM bangkit dan berbenah memperbaiki ekonomi mereka, ya jelas peran Aminullah dalam menata ini sangat besar dan itu diakui oleh pelaku UMKM yang mengadu nasib di Kota Banda Aceh. Bahkan event untuk terus menggejot para pelaku UMKM hampir tak ada putusnya sepanjang tahun.

Kepeduliaannya terhadap dunia olahraga juga tak bisa diragukan lagi misalnya saja keseriusannya mendukung Persiraja hingga lolos ke kancah paling bergengsi di Indonesia yakni Liga 1. Tak hanya bola tentunya olahraga lain juga mendapat perhatian serupa dari pak Amin.

Sosok Aminullah memang sudah sangat familiar bagi masyarakat Aceh apalagi Aminullah pernah menjadi Direktur Utama PT Bank BPD Aceh (saat ini Bank Aceh Syar’iah) sejak tahun 2000 hingga 2010. Segudang prestasi juga mengiringinya selama menjadi pucuk pimpinan disana.

Gemilang, memang karier pria kelahiran Aceh Barat 1 Agustus 1958 itu tergolong mentereng. Bak suasana Kota Banda Aceh ketika malam, indah lagoina.

Banyak pihak sedang menerka langkah catur Pak Amin, tapi beberapa waktu lalu ia masih enggan mengambil langkah jelang sejumlah kontestasi yang berada di depan mata. Menurutnya membahagiakan masyarakat Kota Banda Aceh dan mempersembahkan sejumlah prestasi menjadi fokusnya saat ini. Masalah kontestasi biarkan alam menunjukkan jalannya.

Komentar

Loading...