Update COVID-19 Aceh

0 Terkonfirmasi
0 Dirawat
0 Sembuh
0 Meninggal

-

Sumber: -

Nenek Penghuni Gubuk Reot bersama Lima Cucu di Aceh Utara Dapat Bantuan Rumah

Nenek Penghuni Gubuk Reot bersama Lima Cucu di Aceh Utara Dapat Bantuan Rumah

LHOKSUKON, ANTEROACEH.com - Syarifah (69) warga miskin asal Gampong Matang Puntong, Kecamatan Samudera, Aceh Utara mendapatkan bantuan rumah dari Lembaga Peduli Duafa Indonesia (LPDI). Pasalnya rumah yang selama ini ditinggali janda tua bersama lima cucu tersebut tidak layak huni.

Ketua LPDI Sri Wahyuni, Sabtu (15/2/2020) menerangkan, rumah bantuan tersebut bersumber dari sumbangan donatur, Bank Aceh dan program Cet Langet Rumoh (CLR). Sedangkan peletakan batu pertama pembangunan rumah bagi duafa itu dilakukan oleh Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Inf Agung Sukoco pada Sabtu (14/2/2020).

Pada kesempatan itu, Dandim dan juga pihaknya juga menyerahkan sembako untuk keluarga tersebut. Kemudian dua dari cucuk ibu Syarifa mendapatkan Beasiswa Syafaat, agar bisa memenuhi kebutuhan untuk pendidikan.

“Setelah peletakan batu pertama ini, pembangunan rumah langsung dilakukan hingga selesai nantinya. Harapan kita dengan rumah baru yang lebih baik nanti, kehidupan ibu Syarifah sekeluarga menjadi lebih baik,” jelasnya.

Sebelumnya, kata Sri sekitar tiga bulan lalu, tim LPDI pertama kali datang menemui ibu Syarifah, saat itu kondisinya sangat memprihatinkan. Tidak hanya tinggal dalam kondisi serba kekurangan, rumah yang mirip gubuk tersebut juga tiris dimana-mana. Dikala hujan, ember penuhi ruang gubuk untuk menampung air tiris dari atap.

Syarifah juga harus pontang panting mencari uang untuk memenuhi kebutuhan makan kelima cucuknya yang sudah piatu. Ibu mereka meninggal dunia empat tahun lalu. Sedangkan sang ayah tidak bisa berbuat banyak karena menderita tuna rungu. Akibatnya semua kebutuhan cucu harus ditanggung Syarifah sebagai pekerja upahan harian seperti pencuci baju atau pekerjaan rumah tangga lainnya.

Kemudian usai melakukan peletakan batu pertama, Dandim nengajak seluruh elemen masyarakat dan stake holder  ikut berpartisipasi bersama-sama LPDI mengentaskan kemiskinan dengan cara menyumbang melalui lembaga tersebut, yang selama ini intens melakukan pendampingan terhadap berbagai keluhan masyarakat kurang mampu di Aceh Utara dan Aceh pada umumnya.

“Saya ucapkan terimakasih kepad LPDI, karena selama ini telah berupaya maksimal membantu masyarakat duafa dengan menggalang dana. Saya minta semua stakeholder agar bisa menyisihkan dana sosialnya untuk disalurkan kepada mereka yang selama ini sangat membutuhkan  seperti ibu Syarifah. Apalagi tugas memberantas kemiskinan bukan hanya tanggungjawab pemerintah namun juga semua elemen,” pungkasnya.

iklan grapela dan tangga seribu
Iklan Batu Berlayar dan masjid tuo

Komentar

Loading...